Sekelompok Penggarap Masuk ke Lahan PTPN Bakar dan Tanami Lahan, Timbulkan Asap Tebal
POSMETRO MEDAN, Binjai Kebakaran lahan yang terjadi di areal DP I Kebun Tandem Hilir dalam beberapa hari terakhir, adalah akibat aktivita
Peristiwa 28 detik lalu
n.id">POSMETRO MEDAN, Thailand-Kabar unik yang memicu perdebatan hangat warganet datang dari Thailand setelah seorang wanita memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya dengan cara yang sangat tidak biasa. Wow!
Wanita di Thailand itu bernama Duangduan Ketsaro. Pernikahan itu berlangsung pada 28 Februari. Upacara pernikahan berlangsung sederhana di Distrik Prakhon Chai, Thailand, dan dihadiri keluarga serta kerabat terdekat. Meski terdengar tidak biasa, pernikahan itu dilakukan atas dasar kesepakatan bersama.
Duangduan sebelumnya dikenal sebagai seorang penyanyi. Dalam perjalanan hidupnya, ia bertemu Roman, pria asal Austria yang merupakan pensiunan polisi.
Baca Juga:
Pertemuan itu terjadi saat Duangduan bekerja di Pattaya. Hubungan mereka berjalan serius hingga tinggal bersama selama lima tahun.
Di tengah hubungan tersebut, Duangduan kemudian mengenal Macky, seorang polisi Austria yang masih aktif bertugas. Perasaan pun tumbuh di antara mereka dan hubungan itu berlangsung sekitar satu tahun.
Baca Juga:
Alih-alih bertengkar, ketiganya memilih duduk bersama dan membicarakan semuanya secara terbuka. Dari komunikasi yang jujur itulah muncul keputusan untuk hidup bersama sebagai satu keluarga.
Sebelum menjalin hubungan dengan dua pria tersebut, Duangduan sendiri sudah pernah menikah dan memiliki tiga anak perempuan. Namun rumah tangga itu berakhir. Ia juga sudah memiliki dua cucu.
Karier musik yang tidak berkembang membuatnya banting setir bekerja demi mencukupi kebutuhan orang tua, anak-anak, dan cucunya. Saat bekerja di Pattaya itulah ia bertemu dua pria yang kini menjadi suaminya.
Keputusan menikah dengan dua pria tentu bukan hal mudah. Duangduan mengaku telah meminta pendapat anak-anak serta orang tuanya lebih dulu. Respons mereka ternyata positif.
Kedua pria Austria tersebut dinilai bertanggung jawab dan turut membantu keluarga Duangduan. Ibunya yang berusia 61 tahun mengungkapkan bahwa ia hanya ingin melihat putrinya hidup bahagia setelah melalui banyak kesulitan.
Dalam prosesi pernikahan, masing-masing mempelai pria juga memberikan mahar sebesar 1 juta baht atau sekitar Rp 536 juta. Artinya, total mahar yang diterima mencapai 2 juta baht, sekitar lebih dari Rp 1 miliar.
Meski memicu pro dan kontra terkait norma dan hukum yang berlaku, prosesi pernikahan tersebut berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pihak keluarga.
Fenomena ini pun mendadak viral di media sosial dan mengundang berbagai reaksi jenaka dari netizen, mulai dari yang memuji efisiensi biaya dekorasi hingga yang mempertanyakan bagaimana pembagian urusan rumah tangga sehari-hari.
Terlepas dari segala kontroversi yang muncul, ketiga mempelai mengklaim telah siap menjalani kehidupan baru dengan komitmen ganda yang mereka sebut sebagai wujud fleksibilitas definisi cinta di era modern.(Wolipop)
POSMETRO MEDAN, Binjai Kebakaran lahan yang terjadi di areal DP I Kebun Tandem Hilir dalam beberapa hari terakhir, adalah akibat aktivita
Peristiwa 28 detik lalu
POSMETRO MEDAN Praktik peredaran narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk penguap elektronik atau yang akrab disapa Vape Getar, kia
Berita 28 detik lalu
Tak puas berulang mencabuli putri tirinya, EM semakin menjadi. Ketika korban ulang tahun ke17 pada Maret 2023, tersangka mulai menyetubuhi
Peristiwa 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kabar baik datang dari Kementerian Agama. Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah akan dicairkan secara bert
Sumut 51 menit lalu
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan Rul Bayatun diduga ditempatkan sebagai direktur perusahaan agar mud
Peristiwa 53 menit lalu
Rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri disusun dalam bentuk 10 buku yang akan diserahkan kepada Prabowo.
Inter-Nasional satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengintensifkan pemantauan harga dan ke
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan khususnya menjelang hari raya idul fitri 1447 H, Kejaksaan Tinggi Sumate
Medan 2 jam lalu
BMKG dan BRIN Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh pada 21 Maret.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Seorang pria bernama Muhammad Syafrinaldi (46) dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah sejak Sabtu, 28 Februari 2026.
Peristiwa 3 jam lalu