Dokter Dimutasi, Warga Bilah Hilir Tak Dilayani Berobat di Puskesmas Negeri Lama Labuhanbatu
Dokter Dimutasi, Warga Bilah Hilir Tak Dilayani Berobat di Puskesmas Negeri Lama Labuhanbatu.
Sumut 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar teknis penyusunan anggaran 2027 mendatang. Di tengah penyesuaian efisiensi dan gejolak geopolitik dunia, Kementerian ATR/BPN berupaya menyesuaikan perencanaan yang ada, dengan tetap memastikan masyarakat terlayani dengan baik.
"Terkait pembahasan KRO dan RO, berkaitan dengan kondisi ekonomi negara kita, kita harus betul-betul efisien, memberikan output yang besar kepada masyarakat, sebagaimana tugas kita dalam memberikan pelayanan. Agar kualitas layanan tidak terganggu," ujar Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat membuka Rapat Pembahasan Usulan Klasifikasi Rincian Output dan Rincian Output tahun 2027, Senin (06/04/2026) secara daring.
Rapat pembahasan ini akan terselenggara secara kontinyu hingga 13 April 2026. Dalu Agung Darmawan mengimbau, bahasan difokuskan agar perencanaan KRO dan RO 2027 harus mencakup kerangka acuan kerja, selaras dengan prioritas target kinerja dan pelaksanaannya di lapangan.
Baca Juga:
"Usulan yang kita ajukan tidak hanya kuat secara substansi, tetapi juga harus tertib secara struktur, logika, dan pembiayaan," ujarnya.
Sekjen ATR/BPN berharap, penyusunan dan penyesuaian KRO dan RO 2027 dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ketepatan nomenklatur output, kesesuaian target dan tahapan kegiatan, kewajaran anggaran, hingga target dan volumenya. "Selanjutnya kegiatan yang menunjukkan ketidakseimbangan antara realisasi fisik dan anggaran, agar dikaji ulang. Pada akhirnya, seluruh prosesnya harus menghasilkan keseluruhan yang lebih efisien, lebih realistis dan akuntabel," terang Dalu Agung Darmawan.
Baca Juga:
Pada pertemuan yang diikuti oleh 100 pegawai dari perwakilan unit kerja pusat Kementerian ATR/BPN ini, hadir Plt. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng. Ia melaporkan, Biro Perencanaan dan Kerja Sama telah mengevaluasi bahwa sejak 2025 banyak KRO dan RO yang sudah tidak sesuai dan out of date dengan pelaksanaan di lapangan.
"Dengan pembahasan ini, kami yakini ini berpotensi mengalami perubahan terhadap struktur yang selama ini kita lakukan. Harapannya, perubahan ini akan diterapkan di penganggaran 2027 mendatang kita sadar secara detail tanpa ada keragu-raguan," pungkas Andi Tenri Abeng (Rel/Lkt)
Dokter Dimutasi, Warga Bilah Hilir Tak Dilayani Berobat di Puskesmas Negeri Lama Labuhanbatu.
Sumut 6 menit lalu
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau proses penanganan bencana.
Peristiwa 32 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Sibolga Polres Sibolga menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dua kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sembahe Personel Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan evakuasi korban benc
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sembahe Dalam sunyi dini hari yang masih diselimuti gelap, semangat pengabdian kembali ditunjukkan oleh personel Satuan B
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Palembang PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi menuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang Betung (Paltu
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sembahe Lima orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang selamat dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjad
Peristiwa 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelantikan 56 kepala sekolah (kepsek) oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Karo pad
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap 6 (enam) kasus tindak pidana narkotika dalam kurun waktu
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Duka mendalam menyelimuti Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Bencana hidrometeorologi berupa tanah
Medan 4 jam lalu