Sengkarut LPG 3 Kg! DPRD Labuhanbatu 'Panggil Paksa' Pemkab dan Pertamina, Gelar RDP Darurat
DPRD Labuhanbatu terpaksa memanggil paksa Pemkab dan Pertamina untuk menggelar RDP Darurat terkait LPG 3 Kg hilang di pasaran.
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Ajamu — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya postingan akun Fb Aidil Eka dan Subhan Siregar yang memperlihatkan cerobong asap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PTPN IV Regional II Perkebunan Ajamu mengeluarkan kepulan asap hitam pekat.
Dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat jelas semburan asap bercampur debu hitam membumbung tinggi dan menyebar ke area sekitar pemukiman warga.
Fenomena ini langsung menuai reaksi keras dari masyarakat. Warga sekitar mengaku resah dan khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan, terutama terhadap kesehatan. Tidak sedikit yang menyebut kondisi ini sudah terjadi berulang kali, namun terkesan luput dari perhatian serius pihak terkait.
"Asap hitam mengepul dari cerobong asap PKS Ajamu tebal kali. Kadang debunya sampai masuk ke rumah. Kami takut dampaknya ke paru-paru, apalagi anak-anak," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, Senin, (6/4/2026).
Kepulan debu hitam tersebut diduga berasal dari proses pembakaran boiler yang tidak berjalan optimal. Minimnya pengendalian emisi disinyalir menjadi penyebab utama munculnya asap pekat yang kini menjadi sorotan publik.
Sejumlah warganet pun ramai-ramai mengecam kondisi ini melalui media sosial. Mereka mendesak agar pihak perusahaan segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem pengolahan limbah udara, serta tidak mengabaikan keselamatan masyarakat sekitar.
Subhan Siregar, pegiat sosial berdomisili di Dusun IV Desa Teluk Sentosa tak jauh dari lokasi PKS PTPN IV Regional II Ajamu mengatakan, "Kita sudah risih juga, debu yg diduga berasal dari PKS PTPN IV AJAMU itu makin menggila, apalagi sebelum lebaran kemaren, debunya kasar- kasar bahkan duduk sebentar di teras rumah kelihatan berjatuhan di baju. Kami masyarakat juga berharap hal-hal seperti ini jangan didiamkan, karna dugaan kita dapat mencemari udara dan menyebabkan sakit pada saluran pernapasan." Ujarnya.
Tak hanya itu, publik juga meminta instansi terkait untuk turun tangan melakukan inspeksi langsung. Dugaan pencemaran udara ini dinilai tidak bisa dianggap sepele, mengingat potensi dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang, seperti gangguan pernapasan hingga penyakit kronis lainnya.
Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar, dihubungi via WhatsApp mengatakan, "Ijin,silahkan konfirmasi sama pak Edi Martin ya ,Kabid menangani," sebutnya.
Sementara, Edy Martin yang dimaksud, dan juga Kabid Hedy Harahap terkait debu hitam dari cerobong PKS PTPN IV Ajamu tersebut juga belum ada tanggapan.
DPRD Labuhanbatu terpaksa memanggil paksa Pemkab dan Pertamina untuk menggelar RDP Darurat terkait LPG 3 Kg hilang di pasaran.
Sumut 20 menit lalu
IPW mendesak agar Sidang Propam penyidik Polres Metro Depok segera dilaksanakan karena dianggap tak profesional.
Peristiwa 25 menit lalu
Ribuan tahun lalu, kawasan Asia Tenggara, khususnya kepulauan Nusantara, sudah menjelma menjadi simpul raksasa yang menghubungkan berbagai
Lifestyle 33 menit lalu
Seorang jemaah haji asal Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), meninggal dunia di Tanah Suci.
Sumut 52 menit lalu
Nilai tukar Rupiah dilaporkan melemah pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi menjadi Rp18.066 per Dolar AS.
Bisnis satu jam lalu
Uriarte yang mewakili tim Red Bull KTM Ajo tersebut kedapatan melakukan pelanggaran regulasi terkait penggunaan pelumas atau oli ilegal pad
Sport satu jam lalu
Ramalan cuaca Kota Medan pada Jumat 5 Juni 2026 ramai hujan sedang, sebagian hujan ringan.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANWakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, memimpin dan mendorong upaya penyelesaian konflik agraria yang telah be
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong percepatan legalisasi sumur minyak masyaraka
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANTELUKDALAM Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Kabupaten Nias Selatan menggelar audiensi dengan Bupati Nias Selatan, Sokhiatu
Sumut 4 jam lalu