Geger! Pria Lajang 52 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Ruko, Cuma Pakai Celana Dalam
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah ancaman krisis energi global.
Upaya tersebut dilakukan seiring meningkatnya tekanan global terhadap sektor energi akibat eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta kegagalan perundingan damai di Islamabad, Pakistan, yang tidak mencapai kesepakatan.
Anggota DPR RI M. Sarmuji menilai langkah cepat pemerintah perlu didukung karena situasi global saat ini tidak mudah.
Baca Juga:
"Konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu guncangan besar pada pasar energi dunia. Dalam kondisi seperti ini, Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia benar-benar bekerja keras, bahkan bisa dikatakan banting tulang, untuk memastikan Indonesia tetap aman dari ancaman krisis energi," ujar Sarmuji, Selasa (14/4/2026).
Tekanan global tercermin dari lonjakan harga minyak dunia yang kembali menembus USD100 per barel. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak jenis Brent dan WTI bahkan berada di kisaran USD102 hingga USD106 per barel akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, gangguan distribusi energi di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global—semakin memperparah kondisi pasar energi.
Dalam skenario terburuk, harga minyak dunia berpotensi melonjak hingga mendekati USD150 per barel jika konflik terus bereskalasi dan pasokan terganggu lebih jauh.
Sarmuji menegaskan kondisi ini membuat upaya mencari alternatif pasokan energi menjadi semakin sulit.
"Dalam situasi normal saja, mencari sumber pasokan energi alternatif bukan hal mudah. Apalagi dalam kondisi global seperti sekarang, ketika banyak negara berebut sumber energi yang sama. Karena itu, langkah cepat pemerintah menjadi sangat krusial. Menteri ESDM bahkan harus melobi banyak negara, mulai dari kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika, hingga Afrika, termasuk Rusia, untuk mengamankan stok energi nasional," ujarnya.
Krisis ini, lanjut dia, bahkan disebut sebagai salah satu gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah, dengan dampak langsung terhadap inflasi global, distribusi energi, hingga potensi krisis ekonomi di berbagai negara.
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa satu jam lalu
Peringati HANI 2026, Pemko dan BNN Pematangsiantar Serahkan Bioflok dan Tenis Meja ke Kelurahan Bukit Sofa Kampung Bersinar
Sumut 2 jam lalu
Ada Spanduk Bertuliskan Minta PAWkan Anggota DPRD Sumut Partai NasDem Diduga Terlibat Prostitusi.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sidang lanjutan dugaan korupsi penyaluran Bantuan Penguatan Ekonomi (PENA) bagi korban banjir bandang di Kabupaten S
Peristiwa 3 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids un
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pihak kepolisian bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) melanjutkan olah tempat kejadian perkara terkait peristiwa ledakan pipa
Peristiwa 4 jam lalu
Sebanyak 282 Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian Angkatan ke58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita Tahun 2026.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Harga Cabai Merah dan Daging Ayam Naik di Sumut, Daerah Ini Patok Harga Lampaui HET.
Bisnis 6 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Industri PT VME di Batam, Dua Shelter Pekerja Rusak.
Peristiwa 6 jam lalu
Dugaan Permainan Izin Kapal dan Solar Subsidi Mencuat, KIS Desak Wali Kota Tanjungbalai Bertindak Tegas.
Sumut 7 jam lalu