Selasa, 15 September 2026

Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan tak Masuk ke LSD

Evi Tanjung - Senin, 20 April 2026 17:55 WIB
Tinjau Kawasan Industri di Indramayu, Menteri Nusron Pastikan Lahan tak Masuk ke LSD
Ist
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninjau areal persawahan yang akan dibuat Industri

POSMETRO MEDAN, Jakarta -

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau lokasi permohonan penggunaan lahan sawah yang direncanakan untuk kawasan industri di Kabupaten Indramayu. Peninjauan ini ia lakukan disela-sela kegiatanya saat melaksanakan kunjungan kerja di Indramayu.

"Kita ingin memastikan apakah lahan tersebut masuk wilayah KP2B (Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan, red) atau tidak," ujar Menteri Nusron di Indramayu, Minggu (19/04/2026).

Baca Juga:

Menteri Nusron menjelaskan, lahan yang ia tinjau tersebut akan digunakan untuk menopang program hilirisasi industri. Namun demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara pembangunan industri dan perlindungan lahan pertanian produktif.

"Untuk memastikan kesesuaian tata ruangnya, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas PU yang membidangi tata ruang atau dinas provinsi terkait," kata Menteri Nusron.

Baca Juga:

Terkait rencana ini, Menteri Nusron menegaskan bahwa pengawasan terhadap alih fungsi lahan sawah menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian sebagai penopang utama program ketahanan pangan nasional.

"Kami ingin lahan sawah agar tidak banyak beralih fungsi dan untuk menjaga serta menopang program ketahanan pangan," tegas Menteri ATR/Kepala BPN (Rel/Lkt)

Tags
beritaTerkait
DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan Ditangkap di Medan Johor
Polemik Pergeseran Anggaran di Dinas Cikataru Deli Serdang
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Dilarikan ke Rumah Sakit
Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas, PB Pendawa Indonesia Kunjungi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan
Bunda PAUD Deli Serdang Dorong Anak Muda Perkuat Budaya Literasi
Ahli Pidana Dr Edi Yunara: Tak  Setiap Pemberian Uang Dapat Dikategorikan sebagai Suap
komentar
beritaTerbaru