Selasa, 04 Agustus 2026

Presiden Donald Trump Mau Ditembak di Acara Dinner di Hotel, Pelaku Sudah Ditahan

Faliruddin Lubis - Minggu, 26 April 2026 17:38 WIB
Presiden Donald Trump Mau Ditembak di Acara Dinner di Hotel, Pelaku Sudah Ditahan
IST/DetikNews
Foto penangkapan Allen diunggah oleh Trump. Pria tersebut tampak ditahan oleh petugas keamanan di lantai.

POSMETRO MEDAN,Jakarta - Presiden AS Donald Trump yang menghadiri acara White House Correspondents' Dinner di hotel Hilton Washington DC terpaksa dievakuasi karena terjadi penembakan.

Polisi kemudian memberi penjelasan soal pelaku bisa berada di lokasi tersebut. Dilansir dari CNN, Minggu (26/4/2026), pelaku penembakan telah ditangkap usai insiden tersebut.

Pelaku teridentifikasi bernama Cole Tomas Allen, berusia 31 tahun dari California.

Baca Juga:

Kepala Kepolisian Metropolitan sementara, Jeffery Carroll, mengatakan bahwa tersangka pelaku penembakan diyakini sebagai tamu di Washington Hilton. Hotel tersebut merupakan tempat acara yang turut dihadiri Trump pada pada Sabtu malam waktu setempat.

"Informasi awal. Kami yakin dia adalah tamu di hotel ini," katanya dalam konferensi.

Baca Juga:

Dia mengatakan polisi juga telah mengamankan satu kamar yang diduga digunakan Allen. Adapun motif penembakan belum diketahui.

"Kami telah mengamankan sebuah kamar di hotel ini, dan sekali lagi, kami akan melalui prosedur yang sesuai untuk menentukan apa yang ada di dalamnya," ujarnya.

Sebelumnya, Trump dan para pejabat AS yang menghadiri langsung acara tersebut dievakuasi saat penembakan terjadi. Mereka dalam kondisi selamat.(DetikNews)

Tags
beritaTerkait
Gelar Operasi Pekat Toba 2026, Polsek Sibabangun Amankan Pelaku Pungli di Jembatan Anggoli
Terduga Pelaku Judi Togel Sidney Diamankan
Bocah 13 Tahun Jadi Korban Dugaan Pelecehan, Pelaku Sempat Aniaya Korban dengan Kayu
Orang Gila Ngamuk, Tewas Dianiaya Warga, 1 Pelaku Ditangkap
Presiden Trump Girang Segera Terbang Pakai Air Force One Hadiah dari Qatar
1 Tewas dan 1 Luka Tetembak di Fan Zone Piala Dunia 2026 di California
komentar
beritaTerbaru