POSMETRO MEDAN, Cilegon - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya rekaman video kondisi kamar hunian yang diduga ditempati narapidana kasus narkoba.
Ruangan tersebut tampak sangat mewah layaknya kos eksklusif dan diduga kuat berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon.
Berdasarkan pantauan, video singkat tersebut kini telah beredar luas dan diunggah ulang oleh berbagai akun berita di media sosial hingga memicu perbincangan hangat di kalangan netizen.
Baca Juga:

Baca Juga:
Dalam rekaman tersebut, fasilitas yang ada di dalam kamar terbilang sangat lengkap dan nyaman untuk ukuran seorang warga binaan.
Terlihat lantai ruangan dilapisi keramik bermotif catur dengan dinding yang dicat rapi dan bersih. Kamar tersebut dilengkapi dengan tempat tidur empuk berukuran besar yang dilengkapi seprai bermotif, bantal, serta selimut.
Tak sampai di situ, fasilitas mewah lainnya juga terlihat, seperti televisi, kipas angin, pendingin ruangan portabel, hingga meja dapur lengkap dengan wastafel tempat mencuci piring pribadi.
.jpeg)
Mirisnya lagi, dalam video tersebut terlihat dua orang pria diduga narapidana sedang asyik menikmati fasilitas tersebut. Satu pria tampak santai berbaring terlentang di atas kasur.
Sementara satu pria lainnya yang dipenuhi tato di lengannya terlihat sedang asyik bersandar sambil memegang dan mengisi daya ponsel.
Temuan ini pun langsung memicu sorotan tajam dan kecaman dari netizen. Penggunaan ponsel di dalam lingkungan lapas jelas merupakan pelanggaran berat.
Masyarakat mengkhawatirkan celah tersebut dimanfaatkan oleh para narapidana untuk mengendalikan aktivitas ilegal dari balik jeruji besi, seperti peredaran narkoba maupun aksi penipuan daring (online).
Sudah Dibongkar
Menanggapi video tersebut, pihak Lapas Kelas IIA Cilegon langsung memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan dugaan liar yang berkembang, Kamis (14/5/2026) lalu.
Disadur dari Tribunnews, Humas Lapas Cilegon, Christian, menegaskan bahwa rekaman video yang beredar luas tersebut merupakan dokumentasi lama yang terjadi lebih dari setahun lalu.
Pihak Lapas menerangkan bahwa sejak Kalapas Cilegon yang baru, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah menjabat, tindakan tegas langsung diambil.
Seluruh fasilitas mewah yang sempat terekam dalam video tersebut dipastikan sudah dirazia, dibongkar total, dan disita agar kamar hunian kembali sesuai fungsi sel standar.
Saat ini, pihak Lapas Cilegon memastikan kondisi seluruh blok hunian sudah bersih dan tidak ada lagi perlakuan khusus atau fasilitas "kamar sultan" bagi narapidana tertentu.
Pihak lapas juga berkomitmen memperketat pengawasan serta rutin menggelar razia guna mengantisipasi masuknya barang terlarang seperti ponsel. (Tiktok/Tribun)
Tags
beritaTerkait
komentar