Khitanan Massal HKGB Ke-74, Bhayangkari dan Polrestabes Medan Peduli Masyarakat
Khitanan Massal HKGB Ke74, Bhayangkari Cabang Kota Medan dan Polrestabes Medan Peduli Masyarakat.
Medan 17 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Karo - Berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keberadaan barak narkoba di wilayah Berastagi, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Karo bergerak cepat melakukan penggerebekan dan penertiban. Meski tidak menemukan narkotika saat penggerebekan, petugas mendapati sejumlah barang yang diduga merupakan sisa aktivitas penyalahgunaan sabu sebelum akhirnya lokasi tersebut dibakar bersama masyarakat.
Penggerebekan dilakukan pada Senin (6/7/2026) di sebuah lokasi di Jalan Kolam Renang, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Operasi dipimpin langsung Kasatresnarkoba Polres Karo AKP Jonny H. Pardede, S.H., didampingi Kanit I Satresnarkoba beserta personel Satresnarkoba dan personel Polsek Berastagi.
Saat melakukan penyisiran di lokasi yang diduga dijadikan tempat menggunakan narkotika jenis sabu, petugas menemukan sejumlah plastik klip kosong yang diduga bekas kemasan sabu serta alat hisap (bong). Namun, tidak ditemukan narkotika yang masih tersisa.
Baca Juga:
"Diduga narkotika telah habis digunakan sebelum petugas tiba di lokasi, sehingga yang ditemukan hanya barang-barang bekas yang mengindikasikan aktivitas penyalahgunaan narkotika," ujar Kasatresnarkoba Polres Karo AKP Jonny H. Pardede, S.H.
Usai dilakukan pemeriksaan, personel kepolisian bersama masyarakat yang didampingi Kepala Lingkungan Gundaling I memusnahkan barak tersebut dengan cara dibakar agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga:
Dalam penggerebekan itu, petugas turut mengamankan empat pria berinisial R.G. (38), S.G. (45), R.S. (43), dan J.S. (32) untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait keberadaan mereka di lokasi.
AKP Jonny H. Pardede menjelaskan, tidak ditemukannya narkotika saat penggerebekan diduga karena informasi mengenai keberadaan lokasi tersebut telah lebih dahulu viral di media sosial. Kondisi itu diduga dimanfaatkan oleh para pengguna maupun pihak yang berada di lokasi untuk melarikan diri atau menghilangkan barang bukti sebelum petugas tiba. Meski demikian, polisi tetap menemukan sejumlah plastik klip kosong yang diduga bekas kemasan sabu serta alat hisap (bong) yang menguatkan dugaan bahwa lokasi tersebut kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.
"Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti sebagai bentuk komitmen Polres Karo dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Karo," tegasnya.(HPK)
Khitanan Massal HKGB Ke74, Bhayangkari Cabang Kota Medan dan Polrestabes Medan Peduli Masyarakat.
Medan 17 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menyelesaikan penanganan perkara pidana dengan humanis melalau
Medan 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggu
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung percepatan konektivitas antara Pelabuhan Kuala Tanju
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Satuan Brimob Polda Sumut terus meningkatkan patroli malam sebagai langkah preventif menjaga situasi keamanan dan k
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Karo Berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keberadaan barak narkoba di wilayah Berastagi, Sat
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Binjai kembali menangkap seorang pria dengan inisial RAR (26) yang diduga s
Kriminal satu jam lalu
Posmetro Medan Binjai Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Enam bulan bergulir di Pengadilan Negeri Medan, perkara kematian remaja M. Dian Iqbal Saragih dalam peristiwa tawu
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pihak Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Medan secara tegas membantah tudingan malapraktik terkait kematian seorang balita ber
Medan 3 jam lalu