Senin, 17 Agustus 2026

Modus Penipuan Ngaku Petugas Bea Cukai, Warga Binjai Hampir Jadi Korban Tagihan Fiktif Rp2,7 Juta

Administrator - Senin, 08 September 2025 19:53 WIB
Modus Penipuan Ngaku Petugas Bea Cukai, Warga Binjai Hampir Jadi Korban Tagihan Fiktif Rp2,7 Juta
foto ist
MODUS PENIPUAN: Inilah foto identitas pelaku modus penipuan yang diterima Rospida Dolok Saribu (46) warga Binjai Estate , Kecamatan Binjai Selatan

POSMETRO MEDAN,BINJAI – Aksi penipuan dengan modus mengatasnamakan petugas Bea dan Cukai kembali marak. Kali ini, seorang warga Binjai Selatan bernama Rospida Dolok Saribu (46) warga Binjai Estate , Kecamatan Binjai Selatan, hampir jadi korban penipuan. Ini setelah dia menerima pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Dalam pesan tersebut, pelaku menginformasikan bahwa korban melakukan pembelian pakaian di sebuah toko online bernama Toko Galery Batik.

Baca Juga:

Barang pesanan disebut tertahan karena tidak dilengkapi "Label Pajak". Pelaku kemudian mengancam barang akan disita dan kasus dilimpahkan ke ranah hukum jika biaya label tidak segera dibayarkan.

Tak tanggung-tanggung, pelaku meminta korban segera mentransfer uang senilai Rp2,7 juta ke rekening pribadi atas nama Muhammad Hisyam Al Huhajir di salah satu bank nasional. Untuk meyakinkan korban, pelaku turut mengirimkan foto kartu identitas dan surat palsu yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Baca Juga:

Pesan ancaman terus dilancarkan, bahkan pelaku menakut-nakuti korban dengan mengatakan akan mengirim surat penangkapan ke kepolisian jika dalam 30 menit tidak ada pembayaran.

Korban Rospida Dolok Saribu, warga Binjai yang hampir menjadi korban penipuan ini, mengaku awalnya panik saat menerima pesan dari seseorang yang mengaku petugas Bea Cukai.

"Saya tiba-tiba dapat pesan WhatsApp, katanya saya membeli pakaian dari toko online dan barang saya tertahan di bandara. Mereka bilang saya harus bayar Rp2,7 juta untuk biaya label pajak. Kalau tidak, kasusnya akan dibawa ke polisi. Ia mengatakan, pelaku bahkan mengirim foto kartu identitas dan surat resmi palsu untuk meyakinkan dirinya," ujar Rospida, Senin (8/9/2025)

"Awalnya saya sempat ragu dan takut, karena mereka bilang bisa ditangkap kalau tidak segera bayar. Tapi setelah saya pikir-pikir, ada banyak kejanggalan, apalagi nomor rekeningnya atas nama pribadi, bukan instansi," tambahnya.

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Tim Gabungan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Moge Ilegal Senilai Rp1,8 M
Bilqis Nadhira Juara 1 Lomba Pidato Rakyat Partai Demokrat Binjai
Kader Terseret Dugaan Kasus Penipuan, PAN Medan Tegaskan Itu Urusan Pribadi Bukan Partai
Bea Cukai dan Polri Temukan 30 Kg Sabu dalam Kemasan Teh Tiongkok di Perairan Asahan
Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman 16.000 Batang Rokok Ilegal Lewat Layanan Pos
Sat Narkoba Polres Binjai Tangkap Cewek Pelaku Pod Getar
komentar
beritaTerbaru