4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional Gagal Masuk Asahan
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 46 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Medan Sunggal, sangat menyita perhatian publik, terlebih setelah terungkap bahwa terduga pelaku merupakan anak kandung korban sendiri yang masih berusia 12 tahun.
Dari hasil penelusuran Posmetro Medan, ternyata sosok terduga pelaku dikenal sebagai anak berprestasi serta berkepribadian pendiam. Benarkah?
Menurut ibu mertua korban, nenek terduga pelaku, cucunya yang berinisial AL dikenal sebagai anak yang sangat tertutup, jarang berbicara, serta memiliki suara yang lembut. Dalam keseharian, AL dinilai tidak pernah menunjukkan perilaku kasar atau agresif.
Baca Juga:
"Anaknya itu pendiam kali, gak banyak bicara. Suaranya lembut, sopan. Memang badannya besar, bahkan lebih tinggi sekitar tiga sentimeter dari kakaknya," ujar nenek yang akrab dipanggil Opung oleh AL.
Opung menjelaskan, secara fisik AL memang terlihat lebih besar dibandingkan anak seusianya. Namun, hal itu tidak pernah dianggap sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan, karena sikap dan perilakunya justru cenderung tenang dan patuh.
Baca Juga:
Selain itu, hubungan AL dengan ibunya selama ini dinilai baik-baik saja. Dalam aktivitas sehari-hari, AL kerap menghabiskan waktu di rumah dan fokus pada sekolah. Pada akhir pekan, keluarga kecil tersebut sering menghabiskan waktu bersama di pusat perbelanjaan.
"Setiap Sabtu atau Minggu mereka sering jalan ke mall. Kadang bertiga, kadang sama kakaknya juga. Tidak pernah ada cerita ribut besar," tambah Opung yang tinggal di kawasan Jalan Binjai.
Dari sisi pendidikan, AL diketahui menempuh pendidikan di salah satu sekolah yang cukup ternama di Kota Medan. Di sekolahnya, AL dikenal memiliki prestasi akademik yang baik dan jarang terlibat masalah disiplin. Fakta ini membuat pihak keluarga, guru, hingga warga sekitar tidak menyangka AL terlibat dalam perkara pembunuhan.
Sejumlah tetangga yang ditemui di sekitar lokasi kejadian juga mengungkapkan hal serupa. Mereka mengenal AL sebagai anak yang sopan, tidak banyak tingkah, dan jarang bermain di luar rumah hingga larut malam.
"Kami tahunya dia anak baik. Kalau lewat pun jarang bicara, cuma senyum," ujar salah seorang warga setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dengan sejumlah luka tusukan. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga sebelum akhirnya dilaporkan ke kepolisian. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan anak korban sendiri.
Hingga kini, pihak Polrestabes Medan masih terus melakukan pendalaman kasus. Kapolrestabes Medan menyatakan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara ekstra hati-hati mengingat terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur.
Penyidik melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), petugas perempuan, serta pendamping psikolog untuk menggali keterangan secara menyeluruh, termasuk kondisi kejiwaan dan latar belakang psikologis terduga pelaku.
"Kasus ini tidak bisa disimpulkan secara tergesa-gesa. Kami juga melibatkan psikolog anak untuk mengetahui kondisi mental yang bersangkutan," ujar pihak kepolisian dalam keterangannya.
Pihak keluarga berharap proses hukum dapat berjalan secara adil dan manusiawi, serta mengungkap fakta yang sebenarnya di balik peristiwa memilukan tersebut. Sementara masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Kasus ini menjadi perhatian luas dan membuka kembali diskusi publik tentang kesehatan mental anak, peran keluarga, serta pentingnya deteksi dini terhadap tekanan psikologis yang mungkin dialami anak, meski tampak berprestasi dan berperilaku baik di lingkungan sosialnya.(Reza)
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 46 menit lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 6 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 6 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 20 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 23 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis kemarin