Bupati Karo Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta- Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan detik-detik awal tersangka Abdullah Syauqi Jamaludin (S), 22.
Tersangka melancarkan pembunuhan berencana, yang menewaskan ibu dan dua saudaranya di Jalan Warakas 8, RT 06 RW 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu, 31 Desember 2025 pagi.
Dalam rekaman tersebut, tersangka Syauqi terlihat mengendarai sepeda motor keluar dari rumah kontrakannya sambil mengenakan jas hujan dan membawa sebuah panci. Polisi menyebut panci tersebut digunakan untuk meracik minuman teh beracun yang menewaskan para korban.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan aktivitas tersangka terekam jelas melalui sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Rangkaian aktivitas pelaku terekam, mulai dari keluar rumah membawa panci hingga kembali pulang dan menyiapkan racun untuk para korban," kata Onkoseno di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat, 6 Februari 2026.
Baca Juga:
Setelah keluar rumah pada pagi hari itu, tersangka diketahui pergi hingga 1 Januari untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama rekan-rekannya. Tersangka pun sempat menginap di tempat kerjanya di Sunter, usai minum ninuman keras bersama teman-temannya.
Pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 10.21 WIB, Syauqi kembali ke rumah diantar oleh seorang rekannya sambil membawa sisa kembang api. Berdasarkan hasil penyidikan, setelah tiba di rumah itulah tersangka mulai menjalankan rencananya meracik racun yang kemudian dimasukkan ke dalam panci untuk dijadikan minuman teh.
Pada malam hari pukul 22.00 WIB tersangka merebus teh di dalam panci sambil menggunakan empat lapis masker karena tersangka memasak teh yang dicampur kapur barus. Hal itu dilakukan saat ibu dan dua saudaranya sudah tidur.
Ruangan pun dipenuhi asap, hingga tersangka keluar rumah dan menutup pintu. Jumat, 2 Januari 2026 dini hari, tersangka memastikan para korban dalam kondisi lemas.
"Dia memang sudah ada perencanaan untuk melakukan itu dan momennya mungkin dirasa pas oleh pelaku di tanggal 1 itu, dia terinspirasi dari dia sendiri ya," kata Onkoseno.
Melihat para korban masih hidup, tersangka tega menyuapi satu per satu minuman teh yang telah dicampur racun tikus hingga menyebabkan tiga korban meninggal dunia.
"Teh itu dimasukkan dalam mug. Kemudian teh tersebut yang sudah mengandung racun itu disuapkan menggunakan sendok ke mulut para korban (saat korban tidur)," kata Onkoseno.
Usai melakukan aksinya, tersangka juga sempat membakar kembang api dan mengarahkannya ke tubuhnya sendiri. Hal ini dilakukan untuk mengelabui polisi saat menemukan korban dan tersangka. Hingga akhirnya tersangka ditemukan dalam kondisi lemas di depan kamar mandi sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit. (Metrotvnews)
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 57 menit lalu
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 2 jam lalu
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 3 jam lalu
Pemkab Samosir pamerkan produk Unggulan daerah di Pekan Raya Sumatera Utara ke50 yang sudah resmi dibuka.
Medan 4 jam lalu
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 5 jam lalu
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 7 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 9 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 9 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 9 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 10 jam lalu