Dirut Bank BCA Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah Rp2,58 Miliar, KPK Didesak Bertindak
POSMETRO MEDANPolemik dugaan hilangnya dana nasabah senilai Rp2,58 miliar yang menyeret PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menjadi sorota
Bisnis 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI terus berupaya meningkatkan ketahanan Keluarga Indonesia, salah satu langkah yang diambil adalah menambah jumlah fasilitator Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang tersebar di seluruh Indonesia. Di Sumatera Utara sejumlah 272 orang tercatat telah menjadi fasilitator Bimwin yang telah mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) dan bersertifikat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa Bimwin merupakah suatu langkah strategis dalam mewujudkan keluarga Sakinah, Mawadah dan Warahmah. "Program Bimbingan Perkawinan bukan sekedar seremonial saja, melainkan ikhtiar nyata kita Kementerian Agama untuk membekali calon pengantin dengan ilmu dan pengetahuan", ujar Kakanwil.
Hal tersebut disampaikan Qosbi saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimwin pada Senin (22/06/2026. Banyak ilmu dan pengetahuan yang didapat dari Bimwin, Ahmad Qosbi menyebutkan melalui Bimwin, calon pengantin mendapatkan ilmu, keterampilan dan sikap yang diperlukan dalam membangun kehidupan rumah tangga, persoalan ekonomi, pengasuhan anak hingga tantangan perkembangan teknologi dan digital bagi keluarga.
Baca Juga:
Kasubdit Keluarga Sakinah Direktorat Jenderal Bimas Islam , Jaja Zarkasyi menyampaikan bahwa Bimwin merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan ketahanan Keluarga Indonesia. " Hari ini salah satu instrumen dalam Bimwin adalah mempersiapkan fasilitator yang memiliki kapasitas dan kemampuan, sebagai langkah awal menjaga ketahanan keluarga".
Jaja menyebutkan sebanyak 102 orang akan mengikuti Bimtek Fasilitator Bimwin yang berasal dari Kantor Urusan Agama di Sumatera Utara, Aceh dan Riau. " Peserta bukan hanya dari Sumatera Utara, Aceh, dan Riau saja, tahun ini skema baru kita mulai bekerjasama dengan organisasi masyarakat, ada PW Fatayat NU Provinsi Sumatera Utara, IPIM (Ittihad Persaudaraan Imam Masjid) Sumatera Utara dan Fahmi Ummi Sumatera Utara", ungkapnya.
Kakanwil berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi, memperkuat pemahaman terhadap susbtansi materi bimbingan perkawinan. Dia juga mengajak para peserta meningkatkan profesionalitas dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai fasilitator Bimwin. " Pahami dan implementasikan seluruh kebijakan dan regulasi terkait Bimwin juga proses pencatatan nikah, jangan lupa untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan lintas sektoral dan juga pemangku kepentingan", pesan Qosbi.
Dia juga mengingatkan agar peserta menggunakan pendekatan humanis, inklusif dan responsif kepada calon pengantin, sehingga bisa menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan keluarga serta memperkuat ketahanan keluarga".
Senada dengan Kakanwil, Kasubdit mengatakan bahwa output kegiatan ini adalah melahirkan fasilitator di Sumatera Utara. " Selama 4 hari kedepan kita akan belajar pengembangan pengembangan ketahanan keluarga melalui Bimwin, BRUs, BRUn, mudah mudahan ini dapat menjadi landscape kita dalam mempersiapkan infrastruktur dan SDM fasilitator", ujar Jaja.
Selain meningkatkan jumlah fasilitator, Kementerian Agama akan semakin memperluas jangkauan atau cakupan Bimwin dengan memanfaatkan teknologi digital. Jaja menyampaikan bahwa dengan langkah ini akan semakin banyak calon pengantin yang mendapat manfaat Bimwin. " Tentunya dengan peningkatan jumlah fasilitator, pemanfaatan teknologi digital dan sinergi dengan berbagai pihak, Program Bimwin akan dapat membangun ketahanan keluarga dan tentunya menekan angka perceraian di Indonesia", harapnya.(rel)
POSMETRO MEDANPolemik dugaan hilangnya dana nasabah senilai Rp2,58 miliar yang menyeret PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menjadi sorota
Bisnis 2 jam lalu
Pemerintah Tak Janji Kembalikan Uang Pengusaha yang Sudah Bangun Dapur MBG.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Rico Waas Dorong IPSM Medan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Turun Tangani Persoalan Sosial Warga.
Medan 6 jam lalu
Mayat pria tanda identitas ditemukan tergeletak di pinggir jalan Blok 8, Dusun VIII, Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Deli Serdang.
Peristiwa 6 jam lalu
Tabrakan di Asahan, RX King Adu Kuat dengan Truk Colt Diesel, Dua Orang Lukaluka.
Peristiwa 6 jam lalu
Sambut HUT Ke81 RI, Polsek Medan Kota Gelar Bakti Sosial, Bantu Dua Keluarga Ekonomi Kurang Mampu.
Medan 7 jam lalu
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen menangkap dua orang terduga tindak pidana pencurian.
Peristiwa 14 jam lalu
Brimob Sumut Matangkan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Medan
Medan 14 jam lalu
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah di Dolok Masihul.
Sumut 14 jam lalu
tindak kekerasan seksual terhadap anak kandung di Aceh Dibongkar Polisi.
Peristiwa 14 jam lalu