Polres Tapanuli Tengah Syukuran '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat'
Polres Tapanuli Tengah Syukuran &03980 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat&039 dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta– Kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya terungkap.
Seorang perempuan berinisial Yanti (34) bersama ayahnya, Cahya (53), diduga membunuh, memutilasi, dan membakar jasad ibu kandung Yanti, Lilis (51), serta anak kandung Yanti (cucu Cahya) yang masih berusia tiga tahun. Aksi keji tersebut terjadi pada 21 April 2025.
Peristiwa itu baru terungkap pada awal Mei 2025 setelah warga menemukan tengkorak dan sejumlah potongan kerangka manusia di beberapa titik berbeda di Desa Cibanteng.
Baca Juga:
Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga mengarah kepada Yanti dan Cahya sebagai pelaku.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pembunuhan terhadap Lilis diduga telah direncanakan. Setelah menghabisi nyawa korban, Yanti dan Cahya memutilasi jasad Lilis sebelum membakarnya dengan tujuan menghilangkan barang bukti dan menyulitkan proses identifikasi.
Baca Juga:
Tragedi tersebut semakin memilukan karena anak kandung Yanti yang masih berusia tiga tahun juga menjadi korban. Menurut hasil penyidikan, balita itu terus menangis saat aksi pembunuhan terhadap Lilis berlangsung.
Yanti diduga khawatir suara tangisan anaknya akan menarik perhatian warga sekitar. Karena alasan itu, ia diduga menyekap anaknya hingga meninggal dunia. Setelah itu, jasad balita tersebut juga dimutilasi dan dibakar untuk menghilangkan jejak kejahatan.
Saat diamankan polisi, Yanti dan Cahya sempat mengaku melakukan aksi tersebut setelah mendapat bisikan gaib. Namun, penyidik kemudian menemukan fakta berbeda. Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif utama pembunuhan diduga karena Yanti ingin menguasai harta benda milik Lilis.
Polisi menyatakan pengakuan mengenai bisikan gaib tidak didukung bukti yang mengarah pada motif tersebut. Hasil penyidikan justru menguatkan dugaan bahwa pembunuhan dilakukan dengan motif ekonomi, yakni untuk menguasai aset korban.
Kasus ini sempat menyita perhatian publik karena tingkat kekejaman pelaku yang tidak hanya menghilangkan nyawa ibu kandung sendiri, tetapi juga anak kandungnya yang masih balita.
Polres Tapanuli Tengah Syukuran &03980 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat&039 dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke80.
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Momen sambutan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution seketika mencairkan suasana dingin di Pembukaan Rakerna
Medan 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN,DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan pentingnya penguatan otonomi daerah melalui
Medan 45 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) t
Medan 49 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda
Medan 55 menit lalu
Ayah dan Anak Tega Bunuh Ibu Kandung serta Balita, Korban Dimutilasi dan Dibakar Demi Kuasai Harta.
Kriminal satu jam lalu
Jorge Martin dan Ai Ogura Resmi Perkuat Yamaha untuk MotoGP 20272028.
Sport 2 jam lalu
Agas Jaya Wakili Sumut di Festival Grassroots Piala Presiden Nasional
Sport 3 jam lalu
55 Ruas Jalan di Medan Ditutup Pukul 12.00 WIB Hari Ini, Berikut Daftarnya.
Medan 3 jam lalu
Geofest 2026 Jadi Momentum Perkuat Green Card dan Promosi Global Toba Caldera.
Sumut 3 jam lalu