POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu - Pernyataan Penjabat (Pj) Kepala Desa Sei Sakat, H.M Daulay kembali menuai badai kritik. Kali ini, Pj Kades dituding melakukan pembohongan publik setelah menyebut bahwa nama yang disebut-sebut sebagai bandar narkoba, "Balwan"sudah tidak lagi berada di wilayah Sei Sakat.
Klaim tersebut langsung dipatahkan oleh pegiat sosial yang melabrak Pj Kades Sei Sakat, H.M Daulay secara terbuka, di Media Sosial milik Al- As'ari Hasby, "Jangan asal memberikan keterangan Pak Pj Kades Sei Sakat ...! Udah dua kali bapak memberi keterangan," ujarnya. Sei Sakat, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara Sabtu, (28/2/2026).
Baca Juga:
Hasby menyebut pernyataan Pj Kades itu menyesatkan dan berpotensi melindungi peredaran narkoba di Desa Sei Sakat Kecamatan Panai Hilir.
Menurut Hasby, jejak jaringan narkoba di Sei Sakat belum pernah benar-benar terputus. Aktivitas mencurigakan masih kerap terlihat, dan keresahan warga belum mereda sedikit pun. Diduga jaringannya inisial "ICAL" masih di Kecamatan Panai Hilir.
Baca Juga:
"Kalau memang Balwan dan Ical sudah pergi, kenapa peredaran narkoba di Sei Sakat masih terasa hidup? Jangan-jangan ini cuma upaya cuci tangan pejabat desa agar terlihat seolah-olah situasi sudah aman," kecam Hasby pegiat sosial dengan nada geram.
Hasby menilai pernyataan Pj Kades justru melemahkan pemberantasan narkoba. Alih-alih mendorong aparat bergerak lebih agresif, klaim sepihak itu dikhawatirkan menciptakan kesan seolah masalah sudah selesai, padahal di Desa Sei Sakat para orang tua masih mengkhawatirkan kelangsungan masa depan anak, dengan menjamurnya peredaran narkoba.
Hasby mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Polsek Panai Hilir dan Polres Labuhanbatu, tidak terbuai oleh pernyataan pejabat Desa. Ia meminta dilakukan penelusuran serius terhadap jaringan narkoba yang diduga masih bercokol di wilayah Sei Sakat.
"Kalau pejabat desa hanya sibuk membantah tanpa bukti nyata di lapangan, jangan salahkan publik kalau menilai ada aroma pembiaran. Ini soal masa depan generasi muda Sei Sakat," tegas Hasby.
Kapolsek Panai Hilir, IPTU Yuna H Gultom, S.H, M.H, dikonfirmasi via Seluler mengatakan, "Sejak saya bertugas di Polsek Panai Hilir, saya belum pernah jumpa sama yang namanya Balwan. Nama Balwan sering disebut - sebut. Baru - baru kami menggelar Gerebek Sarang Narkoba (GSN) bersama Pj Kades, warga dan Aparatur Desa Sei Sakat. Pada kesempatan itu, juga Pj Kades menjelaskan, sejak nama Balwan viral di Desa Sei Sakat, yang namanya Balwan menghilang dari Sei Sakat," ujarnya. Dikutip dari pemberitaan POSMETRO MEDAN Senin, (23/2/2026).kemarin.
Pj Kades Sei Sakat, H.M Daulay dihubungi melalui seluler, walau berdering tidak diangkat, juga meminta klarifikasi via WhatsApp juga tidak membalas,
"Asslmk Pak Pj Kades Sei Sakat, baru - baru ini viral Pj Kades di Medsos terkait statement BD Narkoba Balwan di Desa Sei Sakat, oleh akun medsos Al As'ari Hasby.
Bagaimana sebenarnya situasi yang sebenarnya, klarifikasi Pj Kades Sei Sakat terkait hal ini" ...?
Hingga berita ini diterbitkan, Pj Kades Sei Sakat belum memberikan klarifikasi atas tudingan pembohongan publik tersebut. Warga menunggu sikap tegas, berani buka data, atau terus bermain kata-kata sementara diduga BD narkoba "Balwan" semakin merajalela? (KY)
Tags
beritaTerkait
komentar