Senin, 16 Maret 2026

Nama Zack Bilah Hilir Kembali Menggema, Diduga Otak Peredaran Sabu Tembus Tanjung Haloban

Evi Tanjung - Minggu, 15 Maret 2026 19:40 WIB
Nama Zack Bilah Hilir Kembali Menggema, Diduga Otak Peredaran Sabu Tembus Tanjung Haloban
Ist
Sepak terjang Zulkarnain alias Zack makin tak terbandung

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, kembali memicu sorotan tajam. NamaZulkarnain alias "Zack", Warga Gang Balai Desa, Lingkungan Kampung Tempel, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, diduga bebas kendalikan jaringannya. Disebut-sebut warga sebagai sosok lama dalam pusaran bisnis haram tersebut, kembali menggema di tengah masyarakat. Ia diduga menjadi salah satu pengendali jaringan peredaran sabu yang disebut-sebut telah menjalar hingga ke wilayah Desa Tanjung Haloban.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, jaringan yang dikendalikan Zack disebut-sebut semakin luas dan rapi. Peredaran sabu diduga berjalan nyaris tanpa hambatan, bahkan para kaki tangan yang berperan sebagai pengedar kecil disebut masih bebas menjalankan aktivitasnya.

Baca Juga:

"Peredarannya sudah lama. Bukan cuma di Negeri Lama, sekarang kabarnya sudah sampai ke Tanjung Haloban. Seolah tidak tersentuh hukum," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (15/3/2026).

Warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Pasalnya, narkoba dinilai telah merusak lingkungan dan mulai menyasar kalangan muda. Mereka berharap aparat penegak hukum, khususnya pihak kepolisian di wilayah Polsek Bilah Hilir, tidak tinggal diam terhadap dugaan jaringan narkoba yang semakin menggurita.

Baca Juga:

Menurut warga tidak ingin diketahui identitasnya curhat ke POSMETRO MEDAN, beberkan nama jaringan masih menjalankan aksinya diduga,

inisial Fani di Sei Tampang, inisial Keriting di Sei Tampang, inisial Kincit Sei Kasih, inisial Samplok Tanjung Haloban.

Jika benar jaringan Zack telah meluas hingga ke beberapa titik, maka hal itu menunjukkan bahwa peredarannya terorganisir dan memiliki jaringan yang kuat.

"Kalau tidak ditindak tegas, bisa-bisa wilayah ini jadi sarang narkoba. Jangan sampai aparat terkesan tutup mata," kata warga lainnya dengan nada kesal.

Juga tidak ketinggalan informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, aktivitas peredaran sabu di sejumlah titik di Bilah Hilir masih berlangsung dan diduga dikendalikan oleh jaringan yang terorganisir. Dalam pembicaraan warga, nama Zack kerap muncul sebagai figur yang diduga berada di balik pergerakan jaringan inisial "Ajip" Tanjung Haloban.

Sejumlah warga mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka menilai peredaran narkoba kini terasa semakin berani dan seolah tidak pernah benar-benar berhenti.

"Nama itu sudah lama disebut-sebut. Jaringannya sampai ke Tanjung Haloban. Kami khawatir kalau ini terus dibiarkan," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut sumber lain, jaringan ini diduga bekerja melalui sejumlah perantara di berbagai titik. Pola peredaran yang rapi membuat sabu dengan mudah beredar dari tangan ke tangan, bahkan menjangkau wilayah yang lebih luas.

Situasi ini membuat masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat dalam memerangi narkoba di wilayah tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya kepolisian di wilayah Bilah Hilir, tidak menutup mata terhadap informasi yang berkembang.

"Kalau memang benar ada jaringan besar, harus dibongkar sampai ke akar. Jangan sampai masyarakat menganggap bandar narkoba melenggang bebas bergerak," kata seorang tokoh masyarakat.

Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal dihubungi Via WhatsApp mengatakan, "Trmksh infonya Pak." Katanya singkat.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto, akrab dipanggil "Didot", melalui Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir, IPDA R M Sihombing dikonfirmasi Via WhatsApp sebut,

"Trims bg infonya kita gas," ujarnya.

Kini publik menunggu langkah nyata aparat penegak hukum untuk menelusuri kebenaran informasi yang berkembang. Jika dugaan tersebut benar, masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu demi memutus mata rantai peredaran sabu. (KY)

Tags
beritaTerkait
Ramadan Berbagi, Para Pengusaha Kafe di Gang Rangga Berbagi Sembako ke Masyarakat Sekitar
Wakil Walikota Medan Ajak Pengurus Mahajaya Perkuat Persaudaraan Untuk Saling Membantu
Rico Waas Hadiri Silaturahmi Menko Polkam, Bahas Kondisi Sosial Sumut
Polres Labuhanbatu Ciduk Pria Diduga Pengedar Sabu
Ini Dia Sosok Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia
Duh! Diskotek Blue Night Langkat Beroperasi saat Ramadan, Kena Razia 49 Orang Positif Narkoba
komentar
beritaTerbaru