AWAS..!!! Cuaca Kota Medan Rabu 10 Juni 2026 Bakalan Diguyur Hujan Ringan dan Sedang
Cuaca Kota Medan diprediksi bakalan diguyur hujan ringan dan hujan sedang hari ini Rabu 10 Juni 2026.
Medan 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Banyak warga akhir-akhir ini mengeluhkan suhu udara yang terasa semakin panas dan cuaca yang sangat terik di berbagai daerah. Fenomena ini membuat banyak orang bertanya-tanya: apa yang sebenarnya menyebabkan cuaca panas di Indonesia belakangan ini?
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, menjelaskan bahwa suhu panas yang dirasakan bahkan sejak pagi hingga malam hari merupakan akibat dari masa peralihan musim atau pancaroba. "Beberapa wilayah Indonesia belakangan ini mengalami suhu udara yang terasa lebih terik, bahkan di pagi dan malam hari. Fenomena ini erat kaitannya dengan masa peralihan musim atau pancaroba, dari kemarau menuju musim hujan," ujar Guswanto dilansir Kompas.com, Senin.
Menurutnya, pemanasan permukaan Bumi yang kuat turut memperburuk kondisi tersebut. Pada pagi hingga siang hari, radiasi sinar Matahari memanaskan permukaan Bumi secara intens karena langit yang cenderung cerah dan minim awan tebal, sehingga panas tidak terhalang. Hal ini menyebabkan suhu udara meningkat cukup signifikan.
Baca Juga:
"Pemanasan ini memicu pembentukan awan konvektif, terutama awan cumulonimbus (Cb), yang kemudian dapat menyebabkan hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari," jelasnya.
Pancaroba Berlangsung hingga Pertengahan Oktober Lebih lanjut, Guswanto mengatakan bahwa bulan Oktober merupakan masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan.
Berdasarkan prediksi BMKG, periode pancaroba diperkirakan masih akan berlangsung hingga 16 Oktober 2025 di sebagian besar wilayah Indonesia. "Pola cuaca menjadi tidak menentu, siang hari terasa panas ekstrem, sore hari turun hujan deras, dan malam hari masih terasa hangat karena kelembapan udara yang tinggi," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi udara panas yang dirasakan bukan merupakan gelombang panas. "Jadi, udara panas yang dirasakan pagi dan malam hari bukanlah gelombang panas, melainkan bagian dari dinamika atmosfer saat masa peralihan," kata Guswanto.
Meski fenomena ini wajar terjadi saat pancaroba, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir, yang sering muncul pada periode peralihan musim ini.
(wan/bbs)
Cuaca Kota Medan diprediksi bakalan diguyur hujan ringan dan hujan sedang hari ini Rabu 10 Juni 2026.
Medan 13 menit lalu
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menggelar temu ramah dengan pengurus pusat GPI.
Berita 9 jam lalu
Sekda Binjai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Bahas Penataan PPPK dan Relaksasi Belanja Pegawai Daerah.
Sumut 9 jam lalu
Bupati Karo, Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (8/6/2026).
Sumut 9 jam lalu
Ny. Neni Angelina JTP Hutabarat Dukung Pertanian Ramah Lingkungan Melalui Pengembangan Agens Hayati.
Sumut 10 jam lalu
Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan menangkap 20 orang lebih atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Semangat membangun jejaring internasional dan memperkuat kapasitas jurnalis perempuan menjadi sasar utama audiensi
Medan 11 jam lalu
Timnas Indonesia Sikat Mozambik di GBK! Ole Romeny Jadi Pahlawan, Garuda Catat Kemenangan Kedua FIFA Matchday.
Sport 11 jam lalu
Isu dugaan praktik makelar proyek dan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, yang belakangan terus menjadi perbincangan publik
Medan 11 jam lalu
Sinergi Pencegahan Narkoba, Fokus RNI dan Winner Putera Puteri Pemulihan Sumut Audiensi ke BNNK Deli Serdang
Sumut 12 jam lalu