Sudaryono Mengaku Tak Mau Terima Tamu di Kantor Terkait Dapur MBG
Sudaryono Tak Mau terima Tamu terkait Dapur MBG di Kantor.
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Bulan Ramadan ini Film drama keluarga Titip Bunda di Surga-Mu kini tayang di bioskop menghadirkan potret hubungan suami istri yang diuji oleh waktu dan keadaan. Dalam film ini, Meriam Bellina dan Ikang Fawzi berperan sebagai pasangan yang harus menghadapi fase paling rapuh dalam hidup mereka.
Ibu Mozza, seorang ibu penuh kasih, harus berdamai dengan kenyataan di ujung hidupnya karena penyakit yang ia derita. Di sisi lain, Pak Akbar, sosok ayah yang hangat dan setia berusaha mempersiapkan dirinya menghadapi kemungkinan terburuk, kehilangan pasangan hidupnya. Kisah mereka bukan hanya tentang kesedihan, tetapi tentang cinta yang bertahan bahkan ketika waktu tak lagi berpihak.
Sebagai Ibu Mozza, Meriam Bellina menghadirkan sosok ibu yang sangat manusiawi. Ia bukan figur yang sempurna, banyak keputusan dan sikapnya yang membuat jarak dengan anak-anaknya. Namun di balik itu, tersimpan rasa sayang yang begitu besar.
Ibu Mozza digambarkan sebagai sosok yang sering kali khawatir berlebihan terhadap masa depan anak-anaknya. Ia ingin yang terbaik bagi mereka, meski caranya terkadang justru membuat mereka merasa tertekan atau tidak dipahami. Karakter ini memperlihatkan sisi rapuh seorang ibu: bagaimana cinta bisa hadir dalam bentuk yang tidak selalu mudah diterima.
"Karakter Ibu Mozza sangat dalam dan menantang untuk saya. Ia bukan sosok ibu yang ideal tanpa cela, tapi justru di situlah letak kekuatannya. Ia sangat manusiawi, penuh cinta, sekaligus penuh penyesalan," ungkap Meriam Bellina.
Pak Akbar: Diam yang Menyimpan Lautan Cinta
Pak Akbar menjadi semakin berat ketika ia harus menghadapi kenyataan bahwa perempuan yang selama ini menjadi partner hidupnya mungkin tak akan selalu ada. Ia dipaksa belajar menerima, merelakan, dan tetap menjadi penopang keluarga di tengah duka yang perlahan datang.
Bagi Ikang Fawzi, peran ini terasa sangat personal. "Karakter Pak Akbar terasa sangat dekat dengan saya. Ada pengalaman emosional yang saya pernah lewati, dan itu membuat perjalanan karakter ini terasa sangat dalam. Film ini mengingatkan saya tentang menerima kehilangan dengan cinta," ucap Ikang Fawzi.
Lewat kisah Ibu Mozza dan Pak Akbar, Titip Bunda di Surga-Mu menghadirkan refleksi tentang cinta dalam pernikahan, hubungan orangtua dan anak, serta bagaimana keluarga belajar saling memahami di saat-saat paling sulit. Film drama keluarga ini mengajak penonton untuk merenungi kembali arti kehadiran orang-orang terdekat dalam hidup. Bahwa sering kali, cinta paling besar justru terasa dalam hal-halsederhana yang kerap luput kita sadari.
Saksikan kisah hangat dan menyentuh ini dalam film Titip Bunda di Surga-Mu, kini tayang dibioskop seluruh Indonesia.(red)
Sudaryono Tak Mau terima Tamu terkait Dapur MBG di Kantor.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Polsek Belawan Tangkap Empat Pelaku Pungli Berkedok Parkir Liar di Dermaga Bandar Deli.
Medan 5 jam lalu
Bulog Perkuat Serapan Gabah di Simalungun, TNI Dampingi Monitoring dan Panen Bersama Demi Ketahanan Pangan Nasional.
Bisnis 5 jam lalu
Paulus Presisi harus dibuktikan, bukan cuma sekadar slogan.
Sumut 5 jam lalu
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset Koruptor jangan cuma kehilangan jabatan, tapi juga hartanya.
Politik 6 jam lalu
Polres Asahan Gagalkan Pengiriman Sabu 40,21 Gram ke Provinsi Riau.
Sumut 7 jam lalu
Kapolres Sabang, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu Anak usia 15 tahun menjadi tersangka pencurian Rp481 juta, Begini perannya.
Peristiwa 8 jam lalu
Polres Binjai mengamankan 4 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.
Sumut 9 jam lalu
Persebaya Surabaya Kalahkan PSMS Medan 10, Green Force Lolos ke Semifinal Piala Presiden.
Sport 9 jam lalu
Saat padi terancam hama burung, Babinsa hadir mendampingi petani menjaga harapan panen.
Bisnis 9 jam lalu