Gotong Royong Babinsa dan Petani Simalungun Jadi Kunci Sukses Program Tanam Serentak
Gotong Royong Babinsa dan Petani Simalungun Jadi Kunci Sukses Program Tanam Serentak
Sumut 6 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Setiap tanggal 8 Maret, dunia memperingati perempuan-internasional/" target="_blank">Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day. Momentum ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan perjalanan panjang perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan, hak, dan kesempatan yang adil di berbagai bidang kehidupan.
Dari akses pendidikan hingga kesempatan memimpin di ruang publik, peran perempuan terus berkembang seiring waktu. Namun di banyak negara, tantangan seperti diskriminasi, kekerasan berbasis gender, hingga ketimpangan ekonomi masih menjadi isu nyata yang dihadapi perempuan dan anak perempuan.
Karena itulah, setiap tahun peringatan perempuan-internasional/" target="_blank">Hari Perempuan Internasional mengusung tema global yang menyoroti isu tertentu. Lantas, seperti apa tema perempuan-internasional/" target="_blank">Hari Perempuan Internasional 2026 dan maknanya bagi perempuan di seluruh dunia?
Baca Juga:
Untuk tahun 2026, tema yang diangkat oleh UN Women adalah "Rights, Justice, Action for All Women and Girls." Tema ini menekankan pentingnya memastikan hak, keadilan, dan tindakan nyata bagi seluruh perempuan dan anak perempuan tanpa terkecuali.
Tema ini menjadi seruan global agar berbagai negara dan masyarakat dunia tidak hanya berhenti pada wacana kesetaraan gender, tetapi juga benar-benar mengambil langkah konkret untuk menghapus hambatan yang masih membatasi perempuan.
Baca Juga:
Menurut kampanye global yang diinisiasi oleh United Nations, hambatan tersebut dapat berupa hukum yang diskriminatif, perlindungan hukum yang lemah, hingga norma sosial yang masih merugikan perempuan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan kata lain, tema ini mengajak dunia untuk memastikan bahwa setiap perempuan, apa pun latar belakangnya, memiliki hak yang sama untuk hidup aman, dihormati, dan mendapatkan kesempatan yang setara.
Meskipun banyak kemajuan telah dicapai dalam beberapa dekade terakhir, kesetaraan gender masih menjadi pekerjaan rumah besar di banyak negara. Perempuan di berbagai belahan dunia masih menghadapi tantangan seperti kekerasan berbasis gender, kesenjangan upah, hingga keterbatasan akses terhadap pendidikan dan kepemimpinan.
Karena itu, perempuan-internasional/" target="_blank">Hari Perempuan Internasional tidak hanya menjadi momen untuk merayakan pencapaian perempuan di bidang sosial, ekonomi, budaya, dan politik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan menuju kesetaraan masih harus terus dilanjutkan.
Melalui tema "Rights, Justice, Action", dunia diajak untuk bergerak bersama, mulai dari pemerintah, organisasi, hingga individu, agar perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia dapat menikmati hak yang sama serta masa depan yang lebih adil.
Gotong Royong Babinsa dan Petani Simalungun Jadi Kunci Sukses Program Tanam Serentak
Sumut 6 detik lalu
Melihat dari dekat sosok Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, Kapolda Jambi 2025 Jenderal Ahli Narkoba Asal Sumatera Utara
Profil 15 menit lalu
Kabar Dukacita, Pdt. Mannes Purba, M.Th., LM. Sudah Tiada, keluarga besar GKPS berduka.
Profil satu jam lalu
Panda Raksasa Terekam Muncul di Ketinggian Ekstrem 4.120 Meter di Tiongkok.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Resmi Diganti, Jadi Muhammad Bintang Gemilang Subianto.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Jelang Duel Indonesia vs Timor Leste, Jordi Amat Tekankan Sportivitas.
Sport 3 jam lalu
Menteri Koperasi RI Buka Festival Bunga dan Buah 2026 Kabupaten Karo, Tegaskan Dukung Menuju Event Bertaraf Internasional.
Sumut 4 jam lalu
Piala Presiden 2026 Besok PSMS Medan Vs Persija Jakarta
Sport 4 jam lalu
2 Pria Tewas Usai Saling Serang Pakai Sajam di Karo, Polisi Masih Menyelidiki.
Sumut 4 jam lalu
DAMIU yang berSLHS masih 4,01, sebanyak 50,16 diantaranya terpapar EColi
Bisnis 4 jam lalu