Sabtu, 04 April 2026

Kakek Lulus SMA di Usia 70 Tahun, Kisahnya Tuai Pujian Netizen

Administrator - Sabtu, 04 April 2026 13:19 WIB
Kakek Lulus SMA di Usia 70 Tahun, Kisahnya Tuai Pujian Netizen
Istimewa
Kakek asal Filipina, Segundo Vismanos, baru saja lulus dari bangku SMA saat berusia 70 Tahun

POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Pendidikan tidak mengenal batasan usia. Kalimat tersebut dibuktikan oleh seorang kakek asal Filipina, Segundo Vismanos. Ia berhasil menuntaskan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), tepat pada usia 70 tahun.

Usianya memang tidak muda lagi untuk mengenyam pembelajaran akademik, tapi semangatnya begitu membara. Pihak SMA Negeri Lahug, tempatnya menuntut ilmu, memberi "Penghargaan Keunggulan Khusus" atas tekad dan komitmennya untuk terus belajar.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, Vismanos berfoto mengenakan toga kelulusan serta selempang bertuliskan "Angkatan 2026." Hasil fotonya kemudian mengundang perhatian netizen.

Berhasil karena Prinsip dan Disiplin

Foto Vismanos banjir pujian serta ucapan selamat di jagat maya yang mengapresiasi kelulusannya. Unggahan tersebut sekaligus memicu pernyataan terkait yang mengandung nilai-nilai disiplin di era modern.

"Tidak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk belajar. Setiap hari adalah pengalaman belajar," ujar netizen atau warganet bernama Stine, dikutip dari AsiaNews Network, Jumat (3/4/2026).

"Selamat ya! Mengejar pendidikan tinggi di usia tua memang merupakan pemenuhan diri yang luar biasa!" ungkap warganet lain bernama Ann.

Rata-rata, komentar menunjukkan rasa bangga dan senang, serta ada juga yang menyatakan bahwa kisah Vismanos patut dijadikan pembelajaran. Seperti berikut:

"Wah, hikmahnya buat semua generasi muda nga wala magtarong og eskwela. Lihat Tatay dan sikapnya dalam mengejar tekadnya untuk sukses. Selamat!" ungkap seorang warganet, Helen. Nga wala magtarong og eskwela artinya yang tidak bersekolah.

Komentar selanjutnya datang dari Beth, "Naay batan-on dili jud maningkamot pag eskwela, nagsalig kay batan-on pa sila." Artinya, "Ada anak muda yang tidak berusaha keras untuk bersekolah, dengan alasan mereka masih muda."

Sementara, komentar dari Karyl Go menyatakan bahwa dirinya akan sangat bangga bila ia adalah anak dari kakek tersebut. Ada juga komentar yang mengatakan bahwa mendiang istrinya pasti bangga melihat suaminya, kata Abeth Cabuguas Bandalan.

Harusnya dapat Dua Kali Diskon

Selain ucapan selamat dan ungkapan rasa bangga, beberapa netizen juga membahas diskon ganda yang mungkin bisa didapatkan oleh Vismanos. Itu karena ia merupakan pelajar sekaligus seorang lansia.

"Duha discount ani niya sa plete, student ug senior... senior high."

Artinya: "Dia punya dua diskon untuk ongkosnya, diskon pelajar dan diskon lansia... SMA," ucap Marites yang diikuti dengan emoji senyuman dan tanda perdamaian.

Di tengah banjir dukungan dan apresiasi, kakek berusia 70 tahun tersebut membalasnya dengan mengucapkan "Salamat ninyo", yang berarti terima kasih yang diikuti dengan emoji hati.

Kisah Segundo lantas menjadi inspirasi lokal dan momen penting bagi warisan budaya Filipina. Ia tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga meninggalkan "blueprint" bagi setiap pemimpi di Cepu, Filipina.

(wan/dtc)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru