Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Afif Nasution, mendorong pelaksanaan pengajian rutin tingkat provinsi yang digelar setiap bulan secara bergilir di berbagai daerah, sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan ikhtiar mencegah bencana.
Hal itu disampaikan Bobby saat melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut periode 2026-2030 serta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Sumut Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Minggu (14/6/2026).
Menurut Bobby, upaya pencegahan bencana tidak hanya dilakukan melalui pendekatan ilmiah dan pembangunan fisik, tetapi juga dapat ditempuh melalui pendekatan spiritual dengan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Baca Juga:
"Kalau bisa sebulan sekali kita buat pengajian besar skala provinsi dan kita keliling ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Ini bagian dari syiar Al-Qur'an sekaligus ikhtiar kita memohon perlindungan kepada Allah SWT," katanya.
Bobby mengaku telah meminta pengurus LPTQ Sumut menyusun program tersebut dan tidak ragu mengajukan kebutuhan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Sumut.
Baca Juga:
Ia menegaskan, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh terhadap program-program keagamaan yang bertujuan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
"Dibilang tidak ada anggaran untuk urusan agama, itu tidak boleh. Untuk kegiatan yang memperkuat syiar agama dan pembinaan umat, kami siap mendukung," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengingatkan agar LPTQ tidak dipandang hanya sebagai lembaga yang bekerja menjelang pelaksanaan MTQ atau sekadar menggelar perlombaan tilawah.
Menurutnya, tugas utama LPTQ adalah melakukan pembinaan Al-Qur'an secara berkelanjutan sepanjang tahun sehingga dampaknya dapat dirasakan masyarakat luas.
"LPTQ bukan lembaga yang kerjanya satu atau dua tahun sekali saat MTQ. LPTQ harus terus bergerak dan berkesinambungan untuk memperkuat syiar Al-Qur'an di Sumatera Utara," tegasnya.
Bobby menilai selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada pelaksanaan MTQ, mulai dari anggaran hingga kemeriahan acara. Padahal, yang lebih penting adalah proses pembinaan qari, qariah, hafiz dan hafizah yang berlangsung dari tingkat kecamatan hingga nasional.
Karena itu, ia berharap MTQ ke-40 Sumut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat gerakan membumikan Al-Qur'an dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat.
"Tujuan akhirnya adalah bagaimana syiar Al-Qur'an benar-benar hidup di tengah masyarakat dan membawa keberkahan bagi Sumatera Utara," pungkasnya.(DISU)
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 5 jam lalu
Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Timsus Anti Narkoba Polres Asahan Amankan Seorang Pria dengan Barang Bukti 63,67 Gram Sabu
Peristiwa 6 jam lalu
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 8 jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 10 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 10 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 11 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 13 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 13 jam lalu