Kisah Nek Emi Diusir Cari Botol Bekas Saat Peringatan HUT Ke-81 Kemedekaan RI
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyatakan tidak dapat memproses laporan sejumlah kelompok masyarakat yang melaporkan dugaan penghinaan terhadap Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Laporan tersebut menyasar seorang pemuda asal Aceh yang diduga menyampaikan ujaran bernada kasar terhadap Bobby, istrinya Kahiyang Ayu, dan mertuanya, mantan Presiden Joko Widodo, melalui media sosial TikTok.
Kelompok-kelompok yang mengklaim sebagai relawan atau pendukung Bobby bahkan sempat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Mapolda Sumut, menuntut agar pelaku segera ditangkap.
Baca Juga:
Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa laporan semacam itu bersifat delik aduan dan hanya bisa diproses jika dilaporkan langsung oleh pihak yang merasa dirugikan.
"Untuk kasus pencemaran nama baik, sesuai aturan, laporan harus disampaikan langsung oleh yang bersangkutan," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (21/6/2025).
Baca Juga:
Meskipun begitu, Ferry menambahkan bahwa laporan dari masyarakat tetap akan diterima dan dicatat. Namun, kepolisian hanya dapat menindaklanjuti laporan tersebut jika telah memenuhi unsur hukum yang berlaku, termasuk pelapor yang memiliki legal standing.
Dalam hukum pidana Indonesia, pencemaran nama baik merupakan delik aduan, artinya hanya pihak yang merasa dirugikan secara langsung yang dapat melaporkannya agar dapat diproses secara hukum.
Diketahui, setidaknya empat kelompok relawan telah melaporkan dugaan penghinaan tersebut ke Polda Sumut. Video yang menjadi pemicu laporan itu menampilkan seorang pemuda Aceh melontarkan kata-kata kasar dan tidak pantas kepada Bobby dan keluarganya. Video tersebut viral dan ditonton jutaan orang.
Sumber polemik bermula dari pernyataan Bobby Nasution yang mengusulkan pengelolaan bersama terhadap empat pulau di wilayah perbatasan Aceh Singkil dan Tapanuli Tengah.
Usulan tersebut menuai penolakan keras dari berbagai pihak di Aceh yang menganggap pulau-pulau tersebut merupakan wilayah kedaulatan Aceh.
Menariknya, video yang menghina dirinya sempat dibagikan ulang oleh Bobby sendiri melalui media sosial. Namun, setelah status kepemilikan empat pulau tersebut dipastikan berada di bawah kewenangan Pemerintah Aceh, Bobby justru meminta para pendukungnya untuk menghentikan pelaporan terhadap pelaku penghinaan.
Sikap Bobby yang tidak ingin membawa kasus ini ke jalur hukum memperjelas bahwa proses hukum atas kasus penghinaan tersebut tidak akan berlanjut. Alhasil, laporan para relawan itu hanya menjadi sorotan sesaat di media tanpa tindak lanjut hukum yang konkret.(Far)
Nenek Emi 71 Tahun Mengaku Sempat Diusir Saat Cari Botol Bekas di Acara HUT ke81 RI di Lapangan Sepak Bola Percut Sei Tuan.
Peristiwa 8 jam lalu
Wardatina Mawa tengah menjalani ibadah umrah di Tanah Suci ketika unggahan media sosialnya menarik perhatian publik.
Lifestyle 8 jam lalu
Kembali Beraksi, Residivis Pencuri Sepeda Motor Yahama Scorpio Z Ditangkap Polsek Medan Kota
Kriminal 8 jam lalu
Polisi Umumkan Tersangka Ledakan Rumah Mewah di Medan, Identitas Belum Diungkap.
Peristiwa 9 jam lalu
Posmetro Medan, LabuhanbatuPeredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu kembali menjadi
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan dan program strategis nasional
Medan 9 jam lalu
Saksi PT Hutama Karya Sebut Pekerjaan Waterfront City Pangururan Sesuai Volume
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus meninggalnya Felicia Karo Sekali (11), siswa kelas V SD Negeri 047164, warga Desa Seberaya, Kecamatan Tigapanah,
Peristiwa 9 jam lalu
Meninggalnya tahanan bernama Jopi Sembiring di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan pada Minggu (16/8/2026) lalu di RS Bhayangkara.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANBencana angin puting beliung yang dipicu hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Kecamatan Medan Johor. Menyikapi peris
Medan 10 jam lalu