Dirut Bank BCA Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah Rp2,58 Miliar, KPK Didesak Bertindak
POSMETRO MEDANPolemik dugaan hilangnya dana nasabah senilai Rp2,58 miliar yang menyeret PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menjadi sorota
Bisnis 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -Kota Medan bersiap mencatatkan sejarah baru sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII, yang akan berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Menanggapi perhelatan ini, Pengurus Daerah (PD) KAMMI Kota Medan menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal kesuksesan agenda strategis tersebut dengan menonjolkan peran sebagai motor penggerak intelektual.
**Medan sebagai Kota Multi-Etnis yang Masyhur**
Ketua PD KAMMI Kota Medan, Rifi Naufal Aslam, menegaskan bahwa kehadiran para pimpinan daerah se-Indonesia adalah kesempatan emas untuk memproyeksikan wajah Medan yang sesungguhnya.
Baca Juga:
"Medan adalah kota MultiEtnis yang sedari dulu adalah tempat pertemuan, maka sangat layak hari ini Bang Rico Walikota Medan, memasyhurkan Medan kembali sesuai dengan rakernas apeksi di Medan. Berkumpulnya pimpinan-pimpinan daerah se-Indonesia di Medan adalah bukti bahwa Medan adalah rumah besar bagi keberagaman," ujar Rifi Naufal Aslam.
**Strategi KAMMI untuk Kemajuan Kota**
Bagi PD KAMMI Kota Medan, RAKERNAS APEKSI 2026 adalah momentum untuk menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa Muslim Indonesia memiliki kapasitas untuk berperan lebih dari sekadar pengamat. KAMMI membawa tiga pilar peran strategis sebagai sumbangsih nyata dalam gelaran ini:
* **Advokasi Kebijakan Berbasis Data (Policy Reviewer):** KAMMI berperan sebagai kelompok studi yang memberikan masukan substantif dan kritis terhadap agenda pembangunan kota. Kami berkomitmen mengawal kebijakan yang lahir dari Rakernas agar benar-benar pro-rakyat dan berkelanjutan bagi masa depan urban Indonesia.
* **Katalisator Ekonomi Kerakyatan:** Fokus KAMMI adalah memastikan arus delegasi nasional memberikan dampak ekonomi langsung bagi sektor riil. Kami menggerakkan jaringan ekonomi mandiri untuk berkolaborasi dengan UMKM lokal, memastikan bahwa perhelatan ini menjadi ajang akselerasi pertumbuhan ekonomi akar rumput yang inklusif.
* **Penjaga Narasi Kebangsaan:** Sebagai organisasi yang menjunjung nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, KAMMI menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah Medan sebagai kota multietnis yang toleran. Kami memastikan narasi "Medan Untuk Semua" tersampaikan dengan elegan kepada seluruh tamu delegasi, memperkuat citra Medan sebagai miniatur Indonesia yang harmonis.
PD KAMMI Kota Medan menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan bentuk dedikasi organisasi dalam memastikan bahwa pembangunan kota tidak hanya berskala fisik, tetapi juga membangun manusia dan peradabannya. Dengan semangat nasionalisme yang berakar kuat, KAMMI siap memastikan Rakernas APEKSI XVIII 2026 menjadi titik balik kemajuan Kota Medan di kancah nasional. ( Antonius)
POSMETRO MEDANPolemik dugaan hilangnya dana nasabah senilai Rp2,58 miliar yang menyeret PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menjadi sorota
Bisnis 2 jam lalu
Pemerintah Tak Janji Kembalikan Uang Pengusaha yang Sudah Bangun Dapur MBG.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Rico Waas Dorong IPSM Medan Jadi Mitra Strategis Pemerintah dan Turun Tangani Persoalan Sosial Warga.
Medan 6 jam lalu
Mayat pria tanda identitas ditemukan tergeletak di pinggir jalan Blok 8, Dusun VIII, Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Deli Serdang.
Peristiwa 6 jam lalu
Tabrakan di Asahan, RX King Adu Kuat dengan Truk Colt Diesel, Dua Orang Lukaluka.
Peristiwa 6 jam lalu
Sambut HUT Ke81 RI, Polsek Medan Kota Gelar Bakti Sosial, Bantu Dua Keluarga Ekonomi Kurang Mampu.
Medan 7 jam lalu
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen menangkap dua orang terduga tindak pidana pencurian.
Peristiwa 14 jam lalu
Brimob Sumut Matangkan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wakil Presiden RI di Medan
Medan 14 jam lalu
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah di Dolok Masihul.
Sumut 14 jam lalu
tindak kekerasan seksual terhadap anak kandung di Aceh Dibongkar Polisi.
Peristiwa 15 jam lalu