" Umat Islam di Sumut banyak yang dermawan, tingkat kepedulian sosial tinggi, semoga niat suci dalam bersedeqah dan berinfaq terus ada dan mendapatkan pahala dari Allah SWT," ujarnya.
Senada dengan Menteri Agama, Kakanwil mengatakan bahwa di tahun mendatang, Perayaan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas harus lebih meriah lagi.
Baca Juga:
" Tahun ini ada 1000 paket untuk Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas Se Sumatera Utara, tahun depan harus lebih banyak lagi, momen kepedulian ini jangan hanya hari ini saja, tapi bisa tetap dilakukan di momen momen lainnya, misalnya tahun baru Islam", kata Kanwil.
Terkait pengumpulan sadaqah dan infaq , Kakanwil akan membahas dan merancang regulasi terkait ini, agar di internal melalui penyuluh penyuluh agama, penghulu dapat menawarkan program kepedulian terhadap anak Yatim dan Penyandang Disabilitas melalui skema Infaq dan Sadaqah, " nanti kita rancang dan diskusikan dulu terkait Infaq ini, supaya sesuai aturan guna meningkatkan kepedulian sosial", tambahnya.
Baca Juga:
Kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas terlaksana atas kerjasama Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumut dengan FOZ dan 20 LAZ, yakni Dompet Dhuafa, Dt Peduli, Ayah Yatim Indonesia, Rumah Zakat, Inisiatif Zakat Indonesia, Daarul Alquran, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, Sahabat Yatim, Lazpersis, Mandiri Amal Insan, Djalaluddin Pane Foundation, Baitul Muamalat, Yakesma, BMH, Rumah Yatim, YBM Brilian.( Maldi)
Tags
beritaTerkait
komentar