Rabu, 08 Juli 2026

Harga Tiket Masuk PRSU 2026 Mahal, Panitia Sebut Bentuk Dukungan Masyarakat untuk Kreativitas dan Pelestarian Budaya

Administrator C
Administrator - Rabu, 08 Juli 2026 11:25 WIB
Harga Tiket Masuk PRSU 2026 Mahal, Panitia Sebut Bentuk Dukungan Masyarakat untuk Kreativitas dan Pelestarian Budaya
IST
Masyarakat antre memasuki arena PRSU ke-50.

POSMETRO MEDAN,Medan – Dalam beberapa hari terakhir, harga tiket masuk Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 menjadi sorotan publik. Tarif yang ditetapkan panitia dinilai sebagian kalangan terlalu tinggi sehingga memicu kritik dari masyarakat hingga anggota DPRD Sumatera Utara.

Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 menegaskan bahwa harga tiket masuk (HTM) tidak hanya menjadi akses bagi masyarakat untuk menikmati berbagai rangkaian acara, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya Sumatera Utara (Sumut).

Panitia pun menyambut positif berbagai masukan dari masyarakat terkait kebijakan HTM sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PRSU.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Panitia PRSU 2026 Bidang Humas Farah saat menanggapi berbagai masukan mengenai harga tiket masuk PRSU ke-50, kepada wartawan di Medan, Selasa (7/7/2026). Menurutnya, beragam pandangan terhadap penyelenggaraan event tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah kegiatan berskala besar.

"Tentu selama setiap masukan menjadi perhatian dan bahan evaluasi kami dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Namun perlu kami sampaikan, bahwa PRSU ke-50 hadir dengan arah dan wajah baru," sebut Farah.

Baca Juga:

Farah menjelaskan, panitia tidak lagi menempatkan PRSU semata-mata sebagai ruang hiburan, melainkan sebagai panggung yang mengangkat identitas, budaya, dan potensi Sumatera Utara melalui proses kurasi yang lebih terarah.

Menurutnya, berbagai pertunjukan seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang ditampilkan telah melalui proses kurasi guna memastikan kualitas, keberagaman, serta representasi seluruh etnis dan kekayaan budaya Sumatera Utara.

"Sekitar 75% konten yang dihadirkan merupakan hasil karya pelaku seni, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif lokal. Dengan demikian, harga tiket yang dibayarkan masyarakat tidak hanya menjadi akses untuk menikmati rangkaian acara, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem kreatif dan pelestarian budaya daerah," jelasnya.

Selain itu, Farah mengatakan penetapan harga tiket masuk juga telah mempertimbangkan kualitas penyelenggaraan secara menyeluruh, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, fasilitas, hingga penyajian program yang lebih berkualitas.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang memiliki nilai lebih bagi setiap pengunjung. Di sisi lain, PRSU dengan wajah barunya juga dirancang sebagai ruang yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Selama ini, PRSU kerap dipersepsikan hanya menyasar segmen tertentu," ungkap Farah.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
LAPK: Jangan Biarkan PRSU Kehilangan Jati Diri sebagai Pesta Rakyat
Festival Bunga dan Buah Karo Minim Sosialisasi, Pelaksanaan Tinggal Menghitung Hari
Pemkab Deli Serdang Tampilkan Potensi Unggulan dan Mini Mall Pelayanan Publik pada PRSU ke-50
Bupati Karo Hadiri Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50
Bupati Taput Siap Optimalkan Paviliun Daerah untuk Dongkrak Ekonomi Rakyat
Ayo! PRSU ke-50 Sudah Buka, Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah
komentar
beritaTerbaru