Selasa, 21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Guncang Komplek Grand Polonia Medan, 1 Rumah Mewah Runtuh dan 6 Orang Jadi Korban

Jafar Sidik - Senin, 20 Juli 2026 20:41 WIB
Ledakan Dahsyat Guncang Komplek Grand Polonia Medan, 1 Rumah Mewah Runtuh dan 6 Orang Jadi Korban
(Dam)
pihak kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan masih berjibaku membersihkan dan mengakat puing-puing bangunan.

POSMETRO MEDAN– Suasana tenang di Komplek Grand Polonia Medan mendadak mencekam. Sebuah ledakan dahsyat mengguncang salah satu rumah mewah di Jalan Perhubungan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat ledakan tersebut, seluruh bangunan rumah berlantai dua tersebut hancur total dan runtuh ke badan jalan. Sebanyak enam orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa memilukan ini.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, yang turun langsung ke lokasi kejadian mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi awal, ledakan diduga kuat dipicu oleh kebocoran pipa gas bawah tanah (tanam).

Baca Juga:

"Tadi kami sudah masuk ke lokasi dengan menggunakan alat pendeteksi gas, dan memang terdeteksi ada aktivitas gas di situ. Namun, ini masih dugaan dari investigasi awal. Akibat ledakan ini, diperkirakan ada enam orang yang menjadi korban," ujar Kombes Pol Jean Calvijn kepada awak media di lokasi kejadian, Senin (20/7/2026).

Baca Juga:

Dari enam korban yang terdata, seorang bapak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu, seorang balita saat ini sudah dilarikan dan tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Medan. Adapun empat korban lainnya dilaporkan masih terjebak di dalam reruntuhan dan dalam proses evakuasi oleh tim gabungan.

"Berdasarkan data yang kami terima dari korban selamat, di dalam rumah tersebut masih ada istri dan tiga orang asisten rumah tangga (ART). Proses evakuasi sampai saat ini masih berjalan dan kami mohon doanya," kata Jean Calvijn

Ia juga memastikan bahwa sejauh ini tidak ditemukan korban lain di luar penghuni rumah mewah yang terletak di Blok 3 B tersebut.

"Sumber ledakan berasal dari rumah nomor 3 B. Dampak ledakannya berimbas pada 6 hingga 7 rumah di sekitarnya yang terkena serpihan material, karena posisinya persis berada di depan rumah asal ledakan," tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan dampak ledakan yang luar biasa. Rangka bangunan rumah mewah tersebut tampak miring ke bawah, dan sebuah balkon besar roboh total hingga menghantam tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah.

Tembok bangunan yang hancur serta puing-puing kaca berserakan di jalanan hingga mengenai deretan rumah warga lainnya. Ledakan keras yang menyerupai bom ini sempat membuat warga komplek perumahan elite tersebut berhamburan keluar rumah karena panik. Mereka langsung mencari sumber suara dan terkejut melihat salah satu rumah warga sudah hancur lebur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan masih berada di lokasi untuk melakukan sterilisasi, menyelidiki penyebab pasti ledakan, serta fokus mengevakuasi korban yang masih tertimbun.

Suasana haru dan histeris juga mewarnai lokasi kejadian. Terlihat seorang wanita menangis histeris menyaksikan rumah tinggalnya telah roboh pada bagian lantai dua. Sembari ditenangkan warga, wanita tersebut terus berteriak memanggil nama anggota keluarganya yang diduga masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan. (Dam)

Tags
beritaTerkait
DPC GRIB Jaya Kota Medan Terima Bantuan 200 Goni Beras dan 10 Kotak Minyak, Siap Diolah Jadi Makanan Siap Santap untuk Warga
Hamdani: Honor Desainer Diserahkan ke Dinas, PH Tegaskan MFF 2024 Digelar Sesuai Prosedur
Perkuat Kemampuan, 425 Kepala Sekolah SD di Kota Medan Ikuti Sosialisasi Peningkatan Manajemen Kepemimpinan
Satuan Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR Tangani Ledakan Rumah di Grand Polonia
Dana Revitalisasi Sekolah di Sumut  Rentan Bocor, LSM Pucuk Bukit Nusantara  Akan Dilaporkan ke APH
Ledakan Dahsyat di Rumah Mewah Polonia Medan, Berikut Data Korban dan Kerusakan Sementara
komentar
beritaTerbaru