POSMETRO MEDAN- Pemko Medan berencana menyiapkan bantuan berupa paket fardhu kifayah bagi warga kurang mampu, terutama masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2.
Rencana ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan di rumah dinasnya, Kamis (23/7/2026).
Rico mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi ketika harus mengurus proses pemakaman anggota keluarga.
Baca Juga:
Menurutnya, meski terdapat bantuan dari Serikat Tolong Menolong (STM), masih banyak warga yang membutuhkan dukungan tambahan.
Selain membahas rencana penyediaan paket fardhu kifayah, Rico Waas juga menyoroti pentingnya peran bilal mayit dalam kehidupan masyarakat.
Baca Juga:
Dia menilai bilal mayit memiliki tanggung jawab besar dalam mengurus jenazah umat Islam mulai dari memandikan, mengkafani, hingga mengantarkan ke proses pemakaman.
Menurut Rico Waas, --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Sekilas sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 24 Juli 2026-- peran bilal mayit tidak kalah penting dibandingkan tenaga kesehatan yang mendampingi proses kelahiran.
Dia menilai setiap orang berhak mendapatkan pelayanan pengurusan jenazah yang baik sesuai syariat sehingga keberadaan bilal mayit memiliki nilai sosial dan keagamaan yang sangat tinggi.
Wali Kota Medan juga berharap seluruh bilal mayit memiliki pemahaman yang baik mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam dan standar operasional yang berlaku. Dengan peningkatan kompetensi, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin profesional.
Sementara itu, Ketua Bilal Mayyit Indonesia Kota Medan, Amir Husin, mengatakan audiensi tersebut sekaligus menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan BMI yang telah dilantik pada Agustus setahun silam.
Tags
beritaTerkait
komentar