Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas
Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas Ini
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-Seorang warga Jalan Seto Gang Sentosa, Kelurahan Tegal Sari 2, Kecamatan Medan Area, Imam Arsyad mengeluhkan tentang banyak aktivitas pemuda yang meresahkan. Tak hanya suka begadang dan keluyuran, mereka juga senang membuang kotoran di dalam parit.
"Keamanan di lingkungan Tegal Sari 2 itu sangat tidak ada bagusnya. Anak-anak suka begadang dan suka keluyuran di tengah malam. Saya kasih tahu malah saya yang diejek-ejek orang itu," ucapnya, saat Reses VI Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dr Ade Taufiq Sp OG, Sabtu (25/7/2026).
.jpeg)
Baca Juga:
RadenArman/posmetromedan.id
Baca Juga:
Imam mengimbau perhatian dari pihak kepala lingkungan agar bisa mengambil sikap. Mengingat banyak orangtua yang sakit. "Saya sedih pak," ucapnya.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Area, Rasman Tarigan menyebutkan seluruh aparatur di wilayah Kecamatan Medan Area, Polsek, Koramil, kelurahan dan kecamatan setiap hari melakukan patroli. Mungkin secara spesifik tak masuk ke dalam gang.
"Maaf ini bidang saya, saya dapat info sudah pernah ditindak. Masalah sosial itu bukan tanggungjawab pemerintah saja, kita masyarakat juga tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan kita masing-masing," katanya.

RadenArman/posmetromedan.id
dr Ade Taufiq Sp OG pun menanggapi perihal itu. Ade Taufiq mengatakan dirinya berada di Komisi 2 DPRD Medan yang selalu menerima keluhan warga.
"Kami di Komisi 2 itu diistilahkan dengan teman-teman di dewan itu komisi air mata, karena keluhan semuanya, tapi kalau di Komisi 4 itu infrastruktur, mata air. Itu istilah teman-teman di dewan. Tapi pada prinsipnya kami di DPRD Kota Medan punya peran meneruskan aspirasi bapak ibu," ungkap Ade Taufiq.
Dalam Reses VI dr Ade Taufiq Sp OG juga terdengar aspirasi warga Masyitah yang anaknya gagal mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah karena aturan desil. Menurutnya status keluarganya di desil empat bukan desil enam seperti yang tercatat oleh sistem.
.jpeg)
RadenArman/posmetromedan.id
"Kenapa lama sekali, saya sudah bolak balik ke dinas sosial, tapi saya dibola-bola, disuruh tanya ke kelurahan, hingga keputusannya ke Badan Pusat Statistik," katanya.
Kemudian warga juga bertanya tentang BPJS tenaga kerja dan kesehatan. Lalu minimnya informasi tentang pelatihan keterampilan yang disediakan oleh pemerintah kota.
Turut hadir dalam acara itu perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Medan Awal Ihsa Hrp, Kepala Seksi Sosial Kecamatan Medan Area
Rasman Tarigan. Lurah Tegal Sari 3, M Yusuf Sormin, Perwakilan dari Dinas Sosial Kota Medan Mhd Syukron, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja M Haris dan Tokoh Masyarakat Bromo dr Hans.
Kegiatan Reses VI ini dilakukan di empat lokasi yakni, di Halaman RSIA Badrul Aini Jalan Bromo - Jalan Syukri No 18 Tegal Sari III Kecamatan Medan Area, Jalan Jermal 12 Kelurahan Denai Kecamatn Medan Denai.
Lalu pada Minggu 26 Juli 2026 reses berlangsung di Halaman RA NURSA'IDANI Jalan Garu 1 Gg Semangka Kelurahan Sitirejo III Kecamatan Medan Amplas dan di Jalan Tapiannauli no. 44 Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota.
Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas Ini
Sport 2 jam lalu
Reses VI Anggota DPRD Kota Medan dr Ade Taufiq Dihujani Aspirasi Warga.
Medan 3 jam lalu
Jelang Porprovsu, Atlet Kota Medan Jalani Tes Fisik dan Kesehatan
Medan 3 jam lalu
Satu Unit Minibus Masuk Jurang 60 Meter di Sitahuis Tapteng, Sopir Mengalami Luka Berat.
Sumut 3 jam lalu
Pemko Medan Klarifikasi Rumah Kardus di Bantaran Sungai Deli, Penghuninya Ternyata Miliki Rumah di Medan Marelan.
Medan 13 jam lalu
Terlibat Kasus Narkoba, Dua Pria di Asahan Diringkus
Sumut 13 jam lalu
Polda Sumut Tebar Kepedulian Lewat Berbagi Berkah, Brimob Bagikan Makanan Gratis kepada Masyarakat.
Sumut 14 jam lalu
Gegara Kepergok Curi Buah Sawit Milik PT Barapala, Pemuda Diamankan di Polres Palas
Sumut 14 jam lalu
Ops Patuh Toba 2026, Polres Palas Sita Puluhan Botol Miras dari Sejumlah THM.
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDANMimpi yang semestinya tumbuh di ruang kuliah justru layu di lorong gelap peredaran narkotika. Di usia yang seharusnya dipenuh
Medan 14 jam lalu