Dalam pertemuan itu, masyarakat menyatakan akan terus memperjuangkan tuntutan mereka hingga memperoleh kepastian mengenai jaminan keselamatan dan kenyamanan tinggal di sekitar Fuel Terminal Medan.
Selain potensi risiko kebakaran, warga juga meminta adanya penanganan terhadap dugaan aroma BBM yang dinilai mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Baca Juga:
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Fuel Terminal Medan maupun PT Pertamina terkait tuntutan dan keluhan yang disampaikan warga.(Investigas)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar