Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 23 Cewek dan 16 Cowok Diamankan
Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 39 Orang Diamankan.
Sumut 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Warga Lingkungan 19, 20, dan 21, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, kembali menyuarakan keresahan mereka terhadap keberadaan Fuel Terminal Medan (PertaminaLabuhan Deli).
Dalam pertemuan warga yang digelar pada Kamis (30/7/2026) sore, masyarakat meminta manajemen Pertamina memberikan solusi konkret atas kekhawatiran mereka terhadap potensi kebakaran, serta aroma bahan bakar minyak (BBM) yang disebut-sebut kerap tercium di kawasan permukiman.
Pertemuan yang berlangsung di Lingkungan 21, tepat di area yang berbatasan dengan tembok Fuel Terminal Medan, dihadiri puluhan warga yang mayoritas merupakan kaum ibu.
Baca Juga:
Mereka mengaku selama bertahun-tahun hidup dalam rasa waswas akibat lokasi permukiman yang berdampingan dengan fasilitas penyimpanan BBM tersebut.
"Kami setiap hari dihantui rasa takut kalau sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Selain itu, aroma BBM yang tercium juga mengganggu pernapasan. Kami berharap Direksi Pertamina benar-benar memperhatikan keselamatan warga di sekitar terminal BBM ini," ujar salah seorang warga dalam forum tersebut.
Baca Juga:
Menurut warga, berbagai upaya penyampaian aspirasi sebenarnya telah dilakukan. Sebelumnya, perwakilan masyarakat bersama pihak Fuel Terminal Medan beberapa kali menggelar pertemuan guna mencari jalan keluar atas keluhan yang disampaikan warga.
Dalam pembahasan tersebut, masyarakat mengajukan dua alternatif penyelesaian, yakni relokasi Fuel Terminal Medan ke lokasi lain atau pembebasan lahan permukiman warga yang berada di sekitar fasilitas tersebut.
Sebagai tindak lanjut, warga mengaku telah mengajukan permohonan pembebasan lahan. Bahkan, pihak Pertamina disebut telah melakukan pengukuran terhadap sejumlah bidang tanah milik warga.
Namun, hingga kini proses tersebut belum menunjukkan perkembangan. Warga menduga adanya berbagai kendala yang menyebabkan rencana pembebasan lahan terhenti, di antaranya persoalan administrasi kepemilikan tanah serta perbedaan nilai ganti rugi.
"Kalau persoalan harga maupun surat tanah tentu masih bisa dibicarakan. Yang kami harapkan jangan sampai aspirasi masyarakat dihentikan begitu saja. Keselamatan warga seharusnya menjadi prioritas," kata warga lainnya.
Ratusan Warga Gerebek Rumah Kos di Kompleks DPR Padangsidimpuan, 39 Orang Diamankan.
Sumut 58 menit lalu
149 Hari Izin Tinggal Ilegal, Imigrasi Belawan Deportasi Warga Negara Kamboja.
Medan 3 jam lalu
Ancaman Kebakaran dan Aroma BBM Diduga Resahkan Warga Sekitar Fuel Terminal Medan, Masyarakat Desak Pertamina Beri Solusi.
Medan 3 jam lalu
Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste pada matchday kedua Grup A Piala AFF 2026, Jumat 31 Juli 2026, pukul 17.00 WIB.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perubahan UndangUndan
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Asahan berhasil mengamankan seorang remaja yang diduga membawa senjat
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotik
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Berastagi, Karo Semarak Festival Bunga dan Buah (FBB) Kabupaten Karo Tahun 2026 resmi dimulai, Kamis (30/7), dengan mengh
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDANForum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Belawan diketuai Budi Yanto SH dan Sekretaris Muhammad Maskur resmi dilantik oleh Ke
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bank Sumut membuka akses dana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp44,5 miliar bagi pekebun sawit di Sum
Bisnis 4 jam lalu