Waka Polres Karo Hadiri Pelantikan PTKF Kabupaten Karo
Waka Polres Karo menghadiri Pelantikan Perkumpulan Terang Kebenaran Firman (PTKF) Kabupaten Karo.
Sumut 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Sumatera Utara mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama DPR RI untuk segera membongkar indikasi kejahatan terorganisir di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I A Medan.
Ketua DPD GMNI Sumut, Armando -- sebagaimana dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Warta sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 27 Agustus 2026-- menilai lembaga yang seharusnya menjadi sarana pembinaan dan reintegrasi sosial tersebut diduga kuat telah beralih fungsi menjadi pusat kendali bisnis haram.
Pengungkapan kasus peredaran narkotika hingga kejahatan siber berbasis penipuan daring yang dikendalikan dari dalam sel telah menimbulkan kerugian publik hingga ratusan juta rupiah sekaligus mengancam keamanan masyarakat Sumatera Utara.
Baca Juga:
Eskalasi perhatian publik terhadap kebobrokan tata kelola Rutan Tanjung Gusta Medan semakin memuncak seiring beredarnya rekaman video pengakuan eks-narapidana di media sosial.
Bukti visual itu membeberkan dugaan lemahnya sistem pengawasan internal serta maraknya penggunaan perangkat komunikasi dan jaringan internet secara bebas di dalam ruang tahanan.
Baca Juga:
"Lembaga pemasyarakatan dan rutan yang sejatinya berfungsi sebagai sarana pembinaan, kini diduga kuat dimanfaatkan menjadi pusat kendali kejahatan. Publik patut mempertanyakan bagaimana fasilitas peranti komunikasi hingga akses internet bisa beroperasi di dalam sel tanpa pembiaran atau keterlibatan oknum," tegas Armando.
GMNI Sumut menyikapi secara kritis aksi bantahan sepihak yang disampaikan Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, di media massa.
Pernyataan defensif pejabat internal dinilai tidak cukup untuk menjawab keresahan publik tanpa adanya pembuktian faktual melalui audit independen. "Fenomena ini tidak boleh berhenti pada narasi saling bantah.
Penolakan sepihak dari pihak rutan justru menegaskan pentingnya intervensi langsung dari Kemenimipas dan DPR RI untuk melakukan evaluasi berbasis pembuktian faktual, bukan sekadar klarifikasi defensif di ruang publik," ujar Armando.
Kondisi ini makin diperparah krisis overkapasitas ekstrem, di mana rutan berkapasitas 1.281 orang kini dipadati lebih dari 3.700 hingga 4.000 warga binaan sehingga menciptakan titik buta pengawasan.***
Waka Polres Karo menghadiri Pelantikan Perkumpulan Terang Kebenaran Firman (PTKF) Kabupaten Karo.
Sumut 2 menit lalu
Inspektorat Langkat Disorot, Pengaduan Dugaan Kelalaian Pelayanan di Desa Paya Rengas Langkat Belum Ada Kejelasan.
Sumut 24 menit lalu
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Tinjau Beberapa Kondisi Jalan Drainase Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan.
Medan 37 menit lalu
Hercules Minta Massa Tertib, GRIB Jaya Siap Siaga 24 Jam.
Inter-Nasional 48 menit lalu
DPD GMNI Sumut mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membongkar indikasi kejahatan terorganisir di Rutan Kelas I A Medan.
Medan satu jam lalu
Satresnarkoba Polres Tanjungbalai menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat 100,45 gram.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Padang Lawas Utara Semangat untuk tetap sehat dan aktif ditunjukkan oleh 15 orang lansia di Desa Simatorkis melalui kegiat
Sumut 15 jam lalu
Nyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Pengedar Ekstasi di Tanjungbalai.
Kriminal 15 jam lalu
Golfrid Lubis Sebut Rico Waas Gagal 2 Tahun Pimpin Kota Meden.
Medan 15 jam lalu
Video mesra dua ASN viral di media sosial ternyata Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbar.
Inter-Nasional 15 jam lalu