Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau dua taman di Kota Medan, Rabu (9/7/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi taman dan fasilitas yang dimiliki kedua taman tersebut.
Diharapkan, kedua taman tidak hanya sebagai ruang terbuka hijau, tapi juga menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk berolahraga maupun berekreasi bersama anggota keluarganya.
Baca Juga:
Adapun kedua taman yang ditinjau orang nomor satu di Pemko Medan tersebut, yakni Taman Hening di Jalan Sei Serapuh, Kelurahan Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah dan Taman Gajah Mada di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru.
Baca Juga:
Taman Hening yang pertama kali ditinjau Rico Waas didampingi Plt.Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan Melvi Marlabayana dan Camat Medan Petisah Arafat Syam.
Saat Rico Waas tiba di lokasi, jajaran Kecamatan Medan Petisah tengah membersihkan Taman Hening yang terlihat membutuhkan perawatan tersebut. Setelah melihat sekeliling taman, suami Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas ingin memaksimalkan Taman Hening dapat digunakan masyarakat sekitar.
"Taman Hening ini akan kita tata dan maksimalkan lagi sehingga masyarakat sekitar merasa nyaman dan dapat memfungsikan taman ini dengan baik. Salah satunya kita akan membuat jogging track di taman ini dan sejumlah fasilitas lainnya. Dengan demikian kita harapkan masyarakat nantinya merasa tenang dan nyaman berkumpul di taman ini," kata Rico Waas.
Apalagi, ungkap Rico Waas, di ujung Taman Hening terdapat poskamling. Diharapkannya, penataan taman yang dilakukan sejalan dengan poskamling sehingga nantinya terlihat semakin baik dan estetik, sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman saat berada di Taman Hening tersebut.
Ketika disinggung kapan penataan Taman Hening dilakukan, Rico Waas langsung menjawab segera karena perencanaan penataan yang akan dilakukan telah disiapkan.
"Kita tinggal memutuskan strategi penataan yang akan dilakukan seperti apa. Apakah bekerja sama dengan pihak lain, menggunakan dana CSR (Corporate Social Responsibility) atau Pemko Medan melalui perangkat daerah terkait. Intinya, kita melakukan pembenahan," tegasnya.
Setelah itu, Rico Waas melanjutkan peninjauan ke Taman Gajah Mada yang jaraknya tidak jauh dari Taman Hening. Di taman ini, wajah pria kelahiran Medan 5 Juli 1986 itu terlihat kecewa. Kondisi taman yang dibangun almarhum Gubsu ke-13 Raja Inal Siregar tahun 1993 ini, tampak kurang terawat.
Selain rumputnya dibiarkan panjang, tempat sampah juga banyak yang rusak. Di samping itu, Rico Waas juga mendapat banyak keluhan dari masyarakat yang mengeluh karena banyak peralatan olahraga rusak, sampah dibiarkan menumpuk sehingga mengganggu kenyamanan warga berolahraga.
"Kami juga berharap agar CCTV yang ada di Taman Gajah Mada dapat diaktifkan (dihidupkan) kembali. Setahu kami, taman ini memiliki beberapa CCTV sehingga bisa memantau. Tapi sejak CCTV tidak aktif, Taman Gajah Mada kurang aman. Dalam sepekan ini sudah dua sepeda motor hilang," ungkap seorang pria paro baya.
Tidak itu saja, saat melihat kondisi toilet yang ada di Taman Gajah Mada, Rico Waas pun semakin kecewa. Selain lantai dan dinding berkerak, ember dan gayung yang ada juga jorok, serta aroma toilet pun sangat mengganggu penciuman. Karenanya, alumnus Universitas Bina Nusantara Jakarta itu minta mandor membersihkan serta mengganti peralatan yang ada dalam toilet tersebut.
Usai peninjauan, Rico Waas minta kepada Plt (PKPCKTR) Kota Medan untuk menindaklanjuti apa yang dikeluhkan warga tersebut.
"Perbaiki peralatan olahraga yang ada dan aktifkan kembali CCTV sehingga warga yang datang berolahraga maupun bermain kemari merasa aman dan nyaman. Sediakan juga net voli dan lengkapi keranjang basket yang hilang," ujarnya.
Sedangkan kepada Camat Medan Baru, Frans SRH Siahaan, Rico Waas minta untuk memperhatikan kebersihan dan sampah di Taman Gajah Mada, termasuk memperbaiki dan melengkapi tempat sampah yang rusak maupun hilang.
"Anggap Taman Gajah Mada ini sebagai rumah sendiri sehingga kebersihannya terjaga dengan baik," pesannya.(rel/red)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 3 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 4 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 4 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 5 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 5 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 6 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 7 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 7 jam lalu