Selain rumputnya dibiarkan panjang, tempat sampah juga banyak yang rusak. Di samping itu, Rico Waas juga mendapat banyak keluhan dari masyarakat yang mengeluh karena banyak peralatan olahraga rusak, sampah dibiarkan menumpuk sehingga mengganggu kenyamanan warga berolahraga.
Baca Juga:
"Kami juga berharap agar CCTV yang ada di Taman Gajah Mada dapat diaktifkan (dihidupkan) kembali. Setahu kami, taman ini memiliki beberapa CCTV sehingga bisa memantau. Tapi sejak CCTV tidak aktif, Taman Gajah Mada kurang aman. Dalam sepekan ini sudah dua sepeda motor hilang," ungkap seorang pria paro baya.
Baca Juga:
Tidak itu saja, saat melihat kondisi toilet yang ada di Taman Gajah Mada, Rico Waas pun semakin kecewa. Selain lantai dan dinding berkerak, ember dan gayung yang ada juga jorok, serta aroma toilet pun sangat mengganggu penciuman. Karenanya, alumnus Universitas Bina Nusantara Jakarta itu minta mandor membersihkan serta mengganti peralatan yang ada dalam toilet tersebut.
Usai peninjauan, Rico Waas minta kepada Plt (PKPCKTR) Kota Medan untuk menindaklanjuti apa yang dikeluhkan warga tersebut.
"Perbaiki peralatan olahraga yang ada dan aktifkan kembali CCTV sehingga warga yang datang berolahraga maupun bermain kemari merasa aman dan nyaman. Sediakan juga net voli dan lengkapi keranjang basket yang hilang," ujarnya.
Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
komentar