
Kepala Grup Layanan Strategis PT INALUM, Daniel J.P. Hutauruk. (Raden Arman)
Baca Juga:
POSMETRO MEDA,Medan-- PT Indonesia Asahan Aluminium (PERSERO) atau INALUM menyelenggarakan Sosialisasi Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2026 pada Kamis, 03 September 2026, berlokasi di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 80 mahasiswa/i USU serta 40 jurnalis lokal dari wilayah Sumatera Utara.
Baca Juga:
Kegiatan sosialisasi ini secara resmi dibuka oleh Dekan FISIP USU, Dr. Hatta Ridho, S.Sos., MSP. Dalam sambutannya, Hatta menyampaikan apresiasi atas inisiatif INALUM dan MIND ID yang hadir langsung di lingkungan kampus.
Hatta menyambut hangat kegiatan edukatif ini sebagai langkah penting untuk menghubungkan dinamika industri pertambangan nasional dengan iklim akademis dan insan pers lokal.
Kepala Departemen Manajemen Komunikasi INALUM, Utrich Farzah, memberikan dorongan dan semangat kepada para peserta, khususnya mahasiswa dan wartawan, untuk aktif dalam memberikan perfektif baru mengenai isu-isu strategis pertambangan, hilirisasi, dan keberlanjutan melalui karya tulis.
Kemudian, kegiatan sosialisasi ini diisi oleh Kepala Grup Layanan Strategis PT INALUM, Daniel J.P. Hutauruk yang memaparkan materi bertema "Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri: Menggali Nilai untuk Menguatkan Negeri".
Dalam pemaparannya, Daniel menegaskan pentingnya memaknai hilirisasi secara komprehensif.
"Produk nyata dari hilirisasi bukan hanya aluminium, melainkan kapabilitas industri, daya saing nasional, serta penciptaan nilai tambah secara berkelanjutan (sustainable value creation)," tegas Daniel J.P. Hutauruk.
Saat ini, INALUM menguasai 46% pangsa pasar aluminium domestik dengan kapasitas peleburan 275.000 ton per tahun. INALUM unggul sebagai produsen green aluminium dengan jejak karbon (carbon footprint) hanya 3,5 Ton CO2eq/ton Al (Skop 1 & 2), jauh di bawah rata-rata industri global sebesar 12,5 Ton CO2eq/ton Al berkat penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan berkapasitas 603 MW. Atas konsistensi ini, INALUM berhasil meraih PROPER Emas selama 4 tahun berturut-turut (2022–2025).
Di sektor keberlanjutan lingkungan dan sosial, INALUM telah menanam 585.000 pohon di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba seluas 1.370 hektar (2023–2025), membina lebih dari 757 UMKM, memberikan akses pendidikan bagi 672 pelajar dan 336 guru, menanam lebih dari 30.000 pohon mangrove, membangun 74 unit rumah layak huni dan 69 fasilitas air bersih, serta mengembangkan 7 desa binaan di Sumatera Utara.
Daniel juga mengajak generasi muda untuk bersiap menguasai multidisiplin ilmu guna menjawab tantangan industri masa depan.
"Tantangan hari ini adalah kesempatan bagi generasi muda untuk memimpin perubahan. Industri masa depan harus diproduksi secara lebih efisien, lebih inovatif, lebih inklusif, lebih bertanggung jawab, dan berdampak lebih luas bagi kedaulatan bangsa," ujar Daniel.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian MediaMIND 2026, kompetisi karya jurnalistik tahunan MIND ID yang kini memasuki penyelenggaraan kelima dengan enam subtema: Ekonomi dan Investasi, ESG & Green Mining, Hilirisasi, Industrialisasi dan Ketahanan Mineral Indonesia, Kontribusi Sosial Masyarakat, serta Transformasi dan Inovasi.
Karya yang dilombakan dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026. Batas pengumpulan karya bagi kategori jurnalis dibuka hingga 17 September 2026, sedangkan kategori umum, akademisi, dan pengamat hingga 25 Oktober 2026 melalui pendaftaran di https://bit.ly/mediaMIND2026-daftar.
Menutup seluruh rangkaian acara sosialisasi, Utrich Farzah menegaskan komitmen INALUM sebagai pilar utama hilirisasi industri aluminium nasional yang berdaya saing global dan ramah lingkungan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG).
Utrich mengajak seluruh civitas akademika FISIP USU dan jurnalis Sumatera Utara untuk menyalurkan gagasan kritis serta karya terbaik mereka dalam kompetisi MediaMIND 2026 guna mendukung kedaulatan industri negeri. (Den)
Tags
beritaTerkait
komentar