Kena Lapor, Pengedar Sabu di Rusunawa Diciduk Saat Naik Kereta
Polres Tanjungbalai Ringkus Pengedar Sabu di Rusunawa Sei Raja.
Kriminal 16 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-- Tergiur iming-iming dapat kerja di sejumlah instansi pemerintahan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seorang tenaga honorer asal Tapanuli Selatan, Ahmad Faisal Siregar menjadi korban dugaan penipuan calo rekruitmen.
Tak terima atas kerugian yang dialami bersama rekan-rekannya, Faisal resmi melaporkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial FRS ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).
Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1496/IX/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA atas dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Pasal 492 dan/atau Pasal 486 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Baca Juga:
"Saya melaporkan oknum berinisial FRS yang berstatus ASN aktif di Dinas Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara. Terlapor diduga kuat melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan," ungkap Faisal di Mapolda Sumut.
Faisal membeberkan, modus yang dijalankan FRS cukup meyakinkan para korban. Selain mencatut nama tokoh ternama di Sumatera Utara, AR Siregar juga diduga nekat memalsukan tanda tangan pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut untuk melegalkan proses seleksi abal-abal tersebut.
Baca Juga:
"Beliau mencatut nama tokoh AR Siregar, bahkan diduga sampai memalsukan tanda tangan dari BKD Provinsi. Rekruitmennya dibuat seolah-olah resmi padahal asal-asalan, jelas bukan prosedur yang lazim di BUMD atau instansi pemerintah," jelasnya.
Untuk menjaring korban, FRS mengaku bertindak sebagai pihak vendor penyalur tenaga kerja. Lowongan yang dijanjikan menyasar berbagai entitas bergengsi, mulai dari PDAM, Bank Sumut, hingga BPJS Ketenagakerjaan.
"Dia mengaku sebagai vendor. Ada enam orang yang dijanjikan masuk PDAM, selebihnya diiming-imingi bekerja di Bank Sumut dan BPJS Ketenagakerjaan. Total korban yang terdata sementara ini ada sembilan orang dengan akumulasi kerugian mencapai Rp211 juta," tambahnya.
Atas peristiwa tersebut, Faisal berharap penyidik Ditreskrimum Polda Sumut bergerak cepat menindaklanjuti laporannya agar tidak menimbulkan korban lain di kemudian hari.
"Kami meminta Polda Sumut mengusut tuntas kasus ini secepat-cepatnya. Kami ingin mendapatkan keadilan, dan jika memungkinkan, uang yang telah disetorkan bisa kembali," pungkasnya. (DAM)
Polres Tanjungbalai Ringkus Pengedar Sabu di Rusunawa Sei Raja.
Kriminal 16 menit lalu
Wakil Ketua LPM Kwala Bekala Dorong Tes Urine bagi 2.001 Kepling di Kota Medan.
Medan 27 menit lalu
Janji Masuk Kerja di BPJS, Bank Sumut hingga PDAM Berujung Penipuan, Pria Asal Tapsel Rugi Rp 211 Juta.
Peristiwa 36 menit lalu
Belasan orang terluka dalam kecelakaan yang melibatkan Bus Damri dan Bus ALS di Tol PalembangIndralaya (Palindra), Ogan Ilir, Sumsel.
Peristiwa 48 menit lalu
Tragis, Siswa MAN Tanjungbalai Tewas Tertabrak Truk Tronton Diduga Tabrak Lari di Asahan.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meresmikan Kolumbarium Taman Abadi Maitreya di Desa Bintang Mer
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat kolaborasi dengan Baznas Deli Serdang dalam mempercepat p
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran maupu
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkunga
Sumut 12 jam lalu
Pria berinisial F (31) diamankan petugas di Dusun I, Desa BulanBulan, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.
Peristiwa 13 jam lalu