Rabu, 28 Oktober 2026

Kolaborasi FJPI dan Unimed Visual Art Gelar Woodcut di Festival Medan Merdeka

Faliruddin Lubis - Rabu, 09 September 2026 20:42 WIB
Kolaborasi FJPI dan Unimed Visual Art Gelar Woodcut di Festival Medan Merdeka
(Ist/Raden Arman)
FJPI berkolaborasi dengan Unimed Visual Art dan PWP menggelar perayaan seni, budaya dan kreativitas Festival Medan Merdeka dan berlangsung 29 Agustus - 6 September 2026 di salah satu warung di Jalan Suprapto Medan.

FJPI berkolaborasi dengan Unimed Visual Art dan PWP menggelar perayaan seni, budaya dan kreativitas Festival Medan Merdeka dan berlangsung 29 Agustus - 6 September 2026 di salah satu warung di Jalan Suprapto Medan. (Ist/Raden Arman)

Baca Juga:

POSMETRO MEDAN, Medan-- Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) berkolaborasi dengan Unimed Visual Art dan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menggelar perayaan seni, budaya dan kreativitas. Kegiatan ini bernama Festival Medan Merdeka dan berlangsung 29 Agustus - 6 September 2026 di salah satu warung di Jalan Suprapto Medan.

Baca Juga:

Mahasiswa Unimed, jurnalis dan warga kota meramaikan kegiatan seni ini. Mulai melukis, dan mencungkil atau woodcut hingga workshop Journaling mereka ikuti. Tentunya Musisi asal Medan Elisantus Sitorus menjadi bintang tamu mengiringi meriahnya acara.

Onggal Sihite, Dosen Seni Rupa Universitas Negeri Medan langsung terjun dalam woodcut. Onggal mengatakan Tim Visual Unimed menjadi pelopor dalam rangkaian Workshop Grafis Woodcut pada Festival Medan Merdeka.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal sekaligus mempraktikkan seni grafis, khususnya teknik woodcut atau cetak tinggi. Tim Visual Art Unimed yang beranggotakan Ramadheni Tanjung, Alya Dwi Ningsih, dan Desti Dean Panggabean, " kata Onggal, Rabu (9/9/2026) malam.

Para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal proses pembuatan karya grafis menggunakan teknik woodcut, mulai dari pengenalan alat dan bahan, pembuatan desain, proses pencukilan, hingga tahap pencetakan.

"Workshop berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai teknik dasar seni grafis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses praktik. Peserta diajak untuk memahami pembuatan karya woodcut membutuhkan ketelitian, kreativitas, serta keberanian dalam mengolah gagasan menjadi sebuah karya visual," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
Rocky Gerung Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis
Wabup Apresiasi Sanggar Tamora 88 sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu
Mahasiswa Unimed  Dorong Proyek Kemanusiaan  Potensi TOGA di Desa Sukasari
UNIMED, UM, dan UPI Sosialisasikan Website GastroLingua sebagai Inovasi Pembelajaran Bahasa Berbasis Gastronomi
Rudianto Sinaga, SE., M.Si. Resmi Jabat Kacabdis Pendidikan Wilayah IX Sumut, Siap Perkuat Mutu Pendidikan
FJPI Sumut "Melalak" ke Toba Dukung UMKM
komentar
beritaTerbaru