Sabtu, 19 September 2026

Warga Protes Data Penerima Bansos di Kelurahan Helvetia

Faliruddin Lubis - Sabtu, 19 September 2026 22:00 WIB
Warga Protes Data Penerima Bansos di Kelurahan Helvetia
IST
Warga protes Data Penerima Bansos di Kelurahan Helvetia.

POSMETRO MEDAN,Medan — Penyaluran bantuan sosial (Bansos) berupa beras sebanyak 30 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di KelurahanHelvetia, Kecamatan Medan Helvetia, menjadi perhatian sejumlah warga.

Sorotan tersebut terutama berkaitan dengan akurasi data penerima bantuan yang dinilai perlu terus diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Salah seorang warga Blok 8 Perumnas Helvetia berinisial DS mengungkapkan, bahwa dirinya tercatat sebagai penerima bantuan. Namun, menurut keterangannya, bantuan tersebut belum diterimanya setelah sebelumnya diminta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) oleh Kepala Lingkungan (Kepling) 9, Sutan.

Baca Juga:

DS juga menyampaikan adanya sejumlah warga yang berdasarkan pengamatannya memiliki kondisi ekonomi relatif baik namun masih tercatat dalam daftar penerima bantuan. Sementara itu, terdapat pula warga yang dinilainya membutuhkan bantuan tetapi belum tercantum sebagai penerima.

"Saya memiliki data dan dapat menunjukkan adanya warga yang menurut saya layak menerima bantuan, tetapi belum mendapatkannya. Di sisi lain, terdapat pula pensiunan ASN yang tercatat sebagai penerima bantuan," ujar DS.

Baca Juga:

Selain mempertanyakan akurasi data penerima, DS berharap mekanisme pembagian kartu barcode dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Ia juga mengusulkan agar dilakukan verifikasi dan validasi kembali terhadap data penerima sehingga penyaluran bantuan dapat semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Menanggapi hal tersebut, Kepling 9 Perumnas Helvetia, Sutan menjelaskan bahwa permintaan KTP dilakukan untuk mencocokkan identitas warga dengan data penerima bantuan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari proses pencocokan data dan bukan dimaksudkan untuk menghambat masyarakat dalam memperoleh bantuan.

Sutan juga membantah adanya penahanan kartu barcode sebagaimana menjadi perhatian warga.

Tags
beritaTerkait
Gotong Royong dan Sapa Warga, Perkimcikataru Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat
Tekab Polsek Medan Kota Ringkus Dua Residivis Curanmor dari Jalan Air Bersih
Baznas Bedah Rumah Warga dari Zakat ASN, Bupati Letakkan Batu Pertama
Lozy Coffee Hadirkan Tempat Nongkrong Nyaman dengan View Sunset di Binjai
Rico Waas Tegaskan Komitmen Pemerataan
Curhat Warga di Polsekta Helvetia, Kapolrestabes Medan Jean Cavijn: "Saya Kangen"
komentar
beritaTerbaru