Minggu, 04 Oktober 2026

Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan Tadabbur Alam, Muhammad Edison Ginting Pesan Jaga Ukhuwah Dan Ibadah

Evi Tanjung - Minggu, 04 Oktober 2026 12:24 WIB
Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan Tadabbur Alam, Muhammad Edison Ginting Pesan Jaga Ukhuwah Dan Ibadah
ist
Tadabur Alam remaja Masjid Al Ikhlas, Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang,Minggu (4/10/2026)

Kepada panitia dan pendamping, Muhammad Edison Ginting meminta agar keselamatan remaja masjid menjadi prioritas selama kegiatan berlangsung. Ia berharap seluruh peserta kembali ke Masjid Al Ikhlas dalam keadaan sehat dan selamat, dengan membawa pengalaman serta semangat baru untuk semakin memakmurkan masjid.

Sebelumnya Ketua Remaja Masjid Al Ikhlas Pondok Batuan Arya Wirasukma mengatakan, kegiatan Tadabbur Alam menjadi momentum bagi para remaja untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pembelajaran dari alam.

Baca Juga:

Menurut Arya, kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan aktivitas bersama di alam terbuka, tetapi juga menjadi ruang bagi para remaja masjid untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui Tadabbur Alam ini, kami ingin anak-anak remaja masjid tidak hanya berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga mendapatkan pengalaman, ilmu dan nilai-nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan," ujar Arya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk aktif dalam kegiatan masjid dan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap agama, lingkungan dan sesama.

Selanjutnya Muhammad Edison Ginting didampingi para Pembina melepas keberangkatan Remaja Masjid yang ditandai dengan pengangkatan bendera dan diiringi dengan doa. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Rico Waas Minta PWPM Hadirkan Informasi Sehat dan Solutif untuk Masyarakat
Rico Waas: Pembangunan Medan Jadi "Tak Ternilai" Tanpa Sentuhan Kreatif Wartawan
komentar
beritaTerbaru