Tekab Polsek Medan Kota Ringkus Pencuri Tangga Besi
POSMETRO MEDAN, Medan Tim Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota, yang dikomandoi langsung oleh Iptu Poltak Tambunan, berhasil meng
Kriminal 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Pemandangan kabel semrawut bukan lagi hal aneh di Kota Medan. Di Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tumpukan kabel yang menjuntai tak beraturan di sekitar kediaman Yesri Hutasuhut telah memicu dugaan serius.
Praktik jaringan internet ilegal beromzet menggiurkan tampak membahayakan warga.
Selama dua pekan terakhir, Yesri Hutasuhut merasakan kegelisahan yang kian memuncak. Kabel-kabel hitam tebal, yang awalnya hanya beberapa helai, kini menjulur dan bertumpuk tanpa aturan, melilit tiang listrik hingga menjuntai ke pepohonan.
Baca Juga:
"Awalnya saya kira itu kabel biasa punya PLN atau Telkom, tapi kok makin hari makin banyak dan penataannya amburadad," ujar Yesri dengan nada cemas kepada Posmetro Medan, Jumat (25/7/2025).
Kecurigaannya semakin kuat seiring dengan seringnya ia melihat beberapa orang tak dikenal hilir mudik di sekitar area kabel tersebut, membawa peralatan yang mencurigakan. Namun, yang paling mengusik Yesri adalah bisik-bisik tetangga tentang penawaran internet dengan harga tak masuk akal.
"Ada yang nawarin internet cuma Rp 100 ribu sebulan, kecepatannya katanya lumayan," imbuhnya.
Perbandingan dengan biaya langganan internet legal yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah memicu dugaan kuat adanya praktik curang. Para operator nakal ini diduga menyambungkan jaringan secara ilegal, tanpa izin, dan tanpa membayar pajak, memangkas biaya operasional secara drastis untuk menawarkan harga yang menggiurkan.
Praktik jaringan ilegal semacam ini, jika benar adanya, jelas merugikan banyak pihak. Selain membahayakan keselamatan warga akibat instalasi yang sembarangan dan tidak standar, praktik ini juga merugikan negara dari sektor pajak yang tidak terpungut, sekaligus merusak iklim bisnis penyedia jasa internet yang legal dan taat aturan.
Yesri berharap pihak berwenang serta pemerintah setempat segera bertindak menertibkan kondisi ini. "Tolong untuk pemerintah rapikan kabel wifi Internet yang berserakan ini. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut, nanti jadi preseden buruk dan bisa menimbulkan masalah yang lebih besar," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan praktik jaringan ilegal ini. Namun, keresahan warga seperti Yesri patut menjadi perhatian serius. Penegakan hukum dan penertiban infrastruktur tak berizin menjadi desakan agar jaringan ilegal tak terus merajalela, merugikan negara dan membahayakan masyarakat.
(dam)
POSMETRO MEDAN, Medan Tim Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota, yang dikomandoi langsung oleh Iptu Poltak Tambunan, berhasil meng
Kriminal 27 menit lalu
Isu Menguat, Bahlil Dikabarkan Bersiap Jadi Capres 2029, Ini Kata Golkar.
Politik 41 menit lalu
Insiden penembakan terjadi di kawasan fan zone Piala Dunia 2026 di San Pedro Square,San Jose, California, Amerika Serikat, Senin (29/6/2026)
Peristiwa 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis interaktif (Smart Board) Tebing Tinggi Tahun Anggaran 2024
Peristiwa satu jam lalu
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026 El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Sport satu jam lalu
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026 Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika.
Sport 2 jam lalu
Prediksi Skor Prancis vs Swedia di Piala Dunia 2026 Les Bleus Punya Modal Kuat untuk Lolos ke Babak 16 Besar.
Sport 2 jam lalu
Herlina, Wakil Wali Kota Pematangsiantar bersama Danyonif 122/TS melepas Satgas Pamtas (pengaman perbatasan) Statis RIPapua Nugini.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Komitmen untuk memastikan pendidikan tetap berjalan di tengah masa pemulihan pascabencana kembali diwujudkan melalui
Medan 2 jam lalu
Bea Cukai Teluk Nibung Musnahkan Barang Sitaan Senilai Rp1 Miliar, Didominasi Ballpress dan Rokok Ilegal.
Sumut 2 jam lalu