Pimpinan UINSU Medan Kunjungi Polda Sumut di Momentum Syawal 1447 H
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Kondisi Medan Zoo atau Kebun Binatang Medan yang berada di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, terus mendapat sorotan. Deretan kematian misterius lima harimau hanyalah puncak gunung es dari permasalahan kompleks yang menjerat kebun binatang tertua di Sumatera Utara ini.
Kawasan kebun Binatang yang selama ini dibanggakan warga Kota Medan sekarang tak tersentuh oleh pihak yang pemegang wewenang.
Baca Juga:
Saat ini Kebun Binatang atau disebut Medan Zoo yang sudah berdiri sejak tahun 1952 tak seindah dan seramai dulu.
Cerita di salah satu warkop, warga yang berdomisili di wilayah tersebut pernah melihat dan mendengar bahwa Kebun Binatang atau Medan Zoo akan menjadi icon internasional.
"Saat itu dengar, pembangunan akan ada karena hadir juga salah satu artis ternama yang kita kenal Raffi Ahmad di masa kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution," ujar pria yang enggan namanya disebutkan itu, Kamis (14/8/2025).
Warga Kota Medan khusus warga yang berdomisili di wilayah tersebut sangat senang, karena akan ada perubahan di wilayah tempat mereka tinggal.
Namun, hingga saat ini semua hanya hampa yang tak pernah terwujud. Mimpi wilayah yang menjadi icon yang punya nama, di lingkungan yang langsung berdekatan dengan Medan Zoo pun sirna.
Kini, banyak kematian satwa langka di Medan Zoo. Banyak kandang-kandang kosong yang dihiasi tanaman merambat dan ilalang liar. Pohon-pohon bambu yang runtuh ke dalam kandang dibiarkan begitu saja.
Di tepi danau kecil yang tak terawat, empat unit sampan usang dibiarkan tergeletak, menjadi saksi bisu masa kejayaan Medan Zoo yang telah lama sirna. Medan Zoo memang sudah lama tak bergairah. Kunjungan wisatawan hanya bisa dihitung jari. Satwa-satwa di sana menjalani hidup dengan keprihatinan. Bahkan mayoritas kandang di Medan Zoo hanya berisi satu satwa, tanpa pasangan.
Kondisi kandang primata juga tak kalah miris. Kotoran dan sampah makanan bercampur di dalam kandang. Bahkan di dalam kandang berukuran kecil, kera albino menjulurkan tangan dari balik kawat yang menganga, seolah memohon belas kasihan pengunjung.
Di sisi lain, panas terik membuat Elang Laut berdada putih yang menghuni salah satu kandang cukup berisik. Satwa liar itu mencoba mengais wadah berisi sisa air berlumut yang bertengger di atas batu, lalu mencoba meminumnya.
Kondisi kandang Harimau juga tak kalah memilukan. Meski berukuran besar, namun kandang tersebut tak dilengkapi atap untuk berteduh. Harimau Sumatera tampak terengah-engah di pojok kandang. Hanya bak terbuat dari semen berukuran satu meter berisi air berlumut menemani tidur sang hewan buas pada siang terik itu.
Dalam kurun waktu November 2023 - Februari 2024, tercatat lima Harimau di Medan Zoo merengang nyawa masing-masing tiga Harimau Sumatera dan dua ekor Harimau Benggala. Awalnya Harimau Sumatera bernama Erha mati di Medan Zoo pada 3 November 2023. Jantan berusia 11 tahun itu sakit dan tidak mau makan. Selama hidupnya, satwa langka ini tidak pernah kawin.
Kemudian Harimau Benggala bernama Avatar yang mati di Medan Zoo pada Desember 2023. Lalu Harimau Sumatera bernama Nurhaliza alias Putri mati di Medan Zoo pada 31 Desember 2023 pukul 16.48 WIB. Satwa langka ini mengalami pneumonia dan renal disease karena menempati kandang yang tak layak, rusak dan lembab.
Tak butuh waktu lama, Harimau Benggala bernama Wesa mati di Medan Zoo pada 22 Januari 2024. Jantan berusia 17 tahun itu mengalami dibius infausta atau sakit yang sulit disembuhkan. Terbaru Harimau Sumatera bernama Bintang Sorik atau Binsor mati di Medan Zoo pada Selasa 13 Februari 2024. Saat ini tersisa delapan ekor Harimau di Medan Zoo masing masing 3 Harimau Sumatera dan 5 lainnya Harimau Benggala.
Selain Harimau, organisasi pencinta satwa liar The Wildlife Whisperer of Sumatra mencatat dalam kurun waktu November 2023 - Februari 2024, terdapat 6 kematian satwa liar di Medan Zoo antara lain 1 Owa Agile, 2 kucing emas, 1 orangutan Kalimantan, 1 bangau Tong Tong, dan 1 kuda betina yang mati saat proses melahirkan tanpa diketahui pengelola Medan Zoo.
Warung-warung pedagang yang berada di dalam kawasan Medan Zoo yang dulunya ramai kini tinggal kenangan. Bangku-bangku kayu dan mejanya diselimuti terpal berdebu, menandakan tempat itu sudah lama terbengkalai.
Warung-warung ini biasanya menjajakan makanan ringan untuk pengunjung. Musik remix yang pernah menggema di warung warung tersebut kini digantikan oleh suara pilu satwa yang terabaikan.
Medan Zoo, yang dulunya menjadi kebanggaan Sumatera Utara, kini menjelma menjadi simbol keprihatinan dan kelalaian. Masa depan satwa-satwa di Medan Zoo masih diselimuti kabut ketidakpastian. Kisah Medan Zoo adalah potret buram pengelolaan satwa di Indonesia.
Semua kisah dan harapan kini tergantung kepada Wali Kota Medan Rico Waas.
Warga Medan berharap ada perubahan yang terjadi di Medan Zoo, termasuk juga warga sekitar yang berdampingan dengan Medan
Zoo.
(Atn)
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Kondisi masyarakat di Huntara (Hunian Sementara) Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Salah satu impian serta harapan besar bagi setiap siswa yang duduk kelas akhir madrasah yaitu dapat melanjutkan stud
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanjungbalai kembali beraktivitas pasca libur Ramadan dan Hari Raya Idulfi
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ma
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM. Said mendadak dipenuhi deretan karangan bunga. F
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Demi mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Ba
Inter-Nasional 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasion
Inter-Nasional 3 jam lalu
Aprilia mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan di main race.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid bersama Rektor Universitas
Inter-Nasional 3 jam lalu