Tanjung Verde Melawan, Messi jadi Pembuka dan Umpan Kemenangan
Argentina Melaju ke 16 Besar, Sempat Dapat Perlawanan Sengit dari Tanjung Verde.
Sport 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN -
Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilai Pajak Bumi Bangunan Perkotaan Pedesaan (PBB P2) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan di Gedung Balai Diklat Keuangan Medan Jalan Eka Rasmi, Senin (1/9/2025).
Diharapkan, bimtek ini dapat menajamkan pemikiran para peserta sehingga memiliki visi yang sama guna meningkatkan PAD, terutama dari sektor PBB P2.
Rico Waas mengingatkan kepada peserta yang mengikuti bimtek ini, mereka memiliki peran strategis dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan, khususnya PBB P2. Sebab, jelasnya, PBB P2 merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang signifikan, sehingga keakuratan penilaian menjadi kunci dalam mewujudkan penerimaan yang adil, transparan, dan akuntabel.
Atas dasar itu, Rico Waas berharap, melalui bimtek ini, para peserta selaku penilai nantinya tidak terjadi lagi mis kalkulasi terhadap objek pajak yang sebenarnya sudah ditetapkan harganya, tapi secara implementasinya ternyata tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan mengikuti Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
"Kita tidak mau ada penyelewengan, apalagi ketidak adilan bagi masyarakat dalam penilaian PBB P2 yang dilakukan!" tegas Rico Waas.
Hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumut I Arridel Mindra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Citra Effendi Capah, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Polonia Aldy Fardian, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Petisah Maman Surahman.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumut I Arridel Mindra dalam sambutannya, mengatakan bimtek ini sangat penting dalam administrasi perpajakan, khususnya PBB. Sebab, ungkapnya, PBB bersifat official assessment system.
"Artinya, kita sebagai pemerintah berdasarkan Undang Undang menetapkan jumlah pajak yang harus dibayar masyarakat, sehingga petugas yang akan menghitung basis pengenaan pajak atau NJOP itu harus memiliki kompetensi," ungkap Arridel Mindra.
Terkait itu, Arridel menyampaikan, Kementerian Keuangan tahu betul tidak banyak Kabupaten dan Kota di Indonesia yang memiliki fokus seperti Wali Kota Medan yang mau melakukan capacity building untuk petugas penilai PBB P2.
"Jadi ini luar biasa. Kami melihat (bimtek) ini adalah suatu langkah penting dan strategis yang dilakukan oleh Bapak Wali Kota," pujinya seraya menambahkan, kemampuan yang dimiliki petugas penilai ini nantinya, diharapkan NJOP akan lebih berkualitas dan lebih sesuai dengan kondisi pasarnya.( ATN)
Argentina Melaju ke 16 Besar, Sempat Dapat Perlawanan Sengit dari Tanjung Verde.
Sport 5 menit lalu
Tumbangkan Australia, Mesir Cetak Sejarah Pertama Kali Lolos 16 Besar Piala Dunia.
Sport 21 menit lalu
Babinsa Koramil 06/Perdagangan bergotong royong panen padi bersama petani, semangat ketahanan pangan.
Sumut 40 menit lalu
Sebanyak 38 personel di Polres Toba menerima kenaikan pangkat reguler Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026.
Sumut 2 jam lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Silima Pungga Pungga Sambangi Desa dan menyampaikan pesan Kamtibmas untuk mempererat sinergi dengan warga setempat.
Sumut 3 jam lalu
Herlina, Wakil Wali Kota Pematangsiantar menerima audiensi PJS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah.
Sumut 5 jam lalu
Pilih jalan damai usai keponakan di Tapanuli Tengah dianiaya tante kandungnya sendiri.
Peristiwa 6 jam lalu
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 6 jam lalu
Polsek Siantar Barat melaksanakan giat Patroli Jalan Kaki Siang Hari mengantisipasi 3C di Pasar Horas kota itu.
Sumut 7 jam lalu
OTT Bupati Langkat Syah Afandin, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Sumut 7 jam lalu