Jumat, 25 September 2026

Inovasi ECO-Ulos Pemkab Taput: Ubah Limbah Pertanian Jadi Wastra Berkelanjutan dan Tingkatkan Ekonomi Penenun

Faliruddin Lubis - Selasa, 11 Agustus 2026 11:36 WIB
Inovasi ECO-Ulos Pemkab Taput: Ubah Limbah Pertanian Jadi Wastra Berkelanjutan dan Tingkatkan Ekonomi Penenun
IST
Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat,

POSMETRO MEDAN, Taput--‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam memajukan ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan dan kearifan lokal.

Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang bersinergi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Taput, Pemkab resmi membuka Program Sosialisasi dan Pelatihan Penenunan Ulos Berbasis Serat Limbah Pertanian (ECO-Ulos) di Gedung Dekranasda, Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (11/8/2026).

‎

Baca Juga:

‎Program terobosan ini memanfaatkan serat limbah pelepah pisang dan daun nanas untuk diolah menjadi benang tenun berkualitas tinggi. Sebanyak 50 penenun (partonun) perwakilan dari empat kecamatan—Tarutung, Sipoholon, Siatas Barita, dan Pahae Julu—diikutsertasikan dalam pelatihan yang menghadirkan Founder dan CEO PT Saree Jaya Indonesia (Saree Ulos), Juliana Sianturi, sebagai narasumber utama.

‎

Baca Juga:

‎Ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menegaskan bahwa keberadaan lebih dari 6.000 penenun di Tapanuli Utara merupakan aset daerah yang sangat berharga. Inovasi ECO-Ulos hadir untuk memberi nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

‎

‎"Ulos bagi masyarakat Batak bukan sekadar kain, melainkan identitas, warisan leluhur, dan sumber penghidupan. Melalui ECO-Ulos, kita membuktikan bahwa limbah pertanian dapat diubah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Setiap untaian tenunan ibu-ibu sekalian adalah untaian doa dan semangat untuk masa depan anak-anak kita," ujar Ny. Neny Angelina saat memberikan sambutan.

‎

‎Ia menambahkan, program ini dirancang untuk membangun ekosistem wastra yang terintegrasi, menghubungkan petani, penenun, pelaku UMKM, hingga desainer nasional.

Tags
beritaTerkait
Pelet Ikan Bawa Siswa MAN Karo Raih Medali Emas WICE 2026 di Malaysia
Dorong Pertanian Modern dan Berkelanjutan, Pemkab Tapanuli Utara Tanam Jagung Bersama di Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba
Resmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring, Bupati Taput Komitmen Perkuat Infrastruktur dan Akses Masyarakat Siantar Naipospos ‎
Pemkab Taput Dorong Mahasiswa IAKN Tarutung Hasilkan Penelitian Berbasis Solusi Daerah
Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Infrastruktur, Legalitas Poktan, hingga Riset Unggulan Bersama BRIN ‎
Gebrakan Infrastruktur Pemkab Taput, Jalan dan Jembatan di Sipahutar Terus Diperbaiki ‎
komentar
beritaTerbaru