Medan pun berkembang pesat sebagai pusat administrasi dan perdagangan, menjelma dari kampung kecil di tepi sungai menjadi kota modern pada zamannya.
Jejak sejarah itu masih bisa ditemui hingga kini. Dari rumah-rumah bergaya art deco, rel kereta peninggalan Belanda, hingga hamparan perkebunan yang tersisa, semuanya menjadi saksi transformasi besar tanah Deli.
Baca Juga:
Seperti dicatat Muhammad Dr. M Abdul Ghani dalam bukunya 1863–1996, sejarah perkebunan di Sumatera Timur bukan hanya tentang ekonomi, melainkan juga tentang dinamika sosial, konflik, dan warisan budaya yang terus hidup hingga kini.(ErnI)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar