Selain anak-anak panti, perhatian khusus juga diberikan kepada awak media, yang menurut Pangdam memiliki peran penting sebagai penyampai informasi publik dan mitra strategis TNI.
"Teman-teman media juga rentan terhadap risiko kesehatan karena mobilitasnya tinggi. Karena itu, saya sudah perintahkan agar jika ada wartawan yang sakit, pelayanan bisa ditingkatkan di ruang VIP Rumah Sakit Putri Hijau," ujar Rio.
Baca Juga:
Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari para jurnalis. Salah satu wartawan penerima kartu kesehatan, Adam Wizard dari Posmetro Medan, menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian TNI.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Pangdam. Kartu ini sangat membantu kami yang setiap hari berada di lapangan. Ini bentuk perhatian yang luar biasa," ujarnya penuh haru
Baca Juga:
Sinergi dan Gotong Royong
Pangdam I/BB juga mengajak berbagai pihak, baik instansi pemerintah, perusahaan, maupun individu, untuk ikut mendukung program kesehatan gratis ini. Ia menilai kolaborasi lintas sektor akan membuat pelayanan semakin luas dan berkelanjutan.
"Kita terbuka menerima bantuan dan kerja sama dari siapa pun. Semakin banyak yang ikut berkontribusi, semakin baik pula pelayanan yang bisa kita berikan kepada masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Kapendam I/BB Kolonel Hasrul Harahap menambahkan, kegiatan sosial ini bukan hanya simbol, tetapi komitmen nyata TNI dalam memperkuat kedekatan dengan rakyat.
"Kodam I/BB tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan pertahanan negara, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam hal kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial," jelas Hasrul.
Tags
beritaTerkait
komentar