Dini Hari Nanti: Brasil vs Norwegia, Siapa Takut!
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026 Selecao Lebih Diunggulkan, Haaland Bisa Jadi Ancaman Besar.
Sport 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan — Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup, Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, mengaku sempat mendatangi rumah Yasir Ahmadi untuk menanyakan soal proyek jalan dan izin galian C yang tak kunjung keluar selama lebih dari setengah tahun.
Pengakuan itu disampaikan Akhirun saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (23/10/2025), dalam lanjutan sidang kasus dugaan korupsi proyek jalan dan galian C yang menyeret sejumlah pejabat dan pihak swasta di Sumatera Utara.
Dalam keterangannya, Akhirun mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Yasir berlangsung di rumah pribadi Yasir. Dalam pertemuan itu, ia mempertanyakan alasan mengapa izin galian C milik perusahaannya belum juga diterbitkan, padahal seluruh berkas dan komitmen yang diminta sudah dipenuhi.
"Saya datang ke rumah Yasir untuk menanyakan langsung, karena sudah lebih dari enam bulan izin galian C tidak juga keluar. Saya ingin tahu apa kendalanya," ujar Akhirun di hadapan majelis hakim.
Usai pertemuan tersebut, lanjut Akhirun, Yasir kemudian mengajaknya berangkat ke Medan untuk bertemu dengan Topan, salah satu pihak yang disebut memiliki pengaruh besar dalam pengurusan proyek-proyek pemerintah, termasuk proyek jalan dan galian C di daerah tersebut.
Akhirun mengaku bahwa pada 22 Juli 2025, Yasir memperkenalkan dirinya secara langsung kepada Topan. Pertemuan itu disebut sebagai awal dari komunikasi intens antara mereka dalam membicarakan proyek.
Selanjutnya, pada 24 dan 25 Juli 2025, Akhirun bersama Yasir kembali bertemu dengan Topan serta seorang konsultan di Brother Café dan Hotel Grand City Hall Medan. Dalam dua pertemuan itu, mereka membahas rencana pengerjaan proyek dan teknis pelaksanaan di lapangan.
"Di dua lokasi itu Yasir sempat keluar ruangan. Baru setelah dia keluar, kami mulai berbicara soal teknis proyek," ungkap Akhirun.
Pernyataan itu langsung menimbulkan perhatian dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa mempertanyakan peran Yasir Ahmadi yang diketahui merupakan anggota kepolisian aktif, namun tampak memiliki posisi penting dalam setiap proses pembahasan proyek tersebut.
"Ada peran yang tidak jelas di sini. Mengapa seorang aparat kepolisian ikut dalam pusaran proyek galian C dan proyek jalan? Apa kapasitas Yasir dalam pertemuan-pertemuan itu?" tanya jaksa di persidangan.
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026 Selecao Lebih Diunggulkan, Haaland Bisa Jadi Ancaman Besar.
Sport 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Tim Karya Ilmiah MAN 1 Medan berhasil mengukir pre
Medan 20 menit lalu
Timnas Maroko akan duel melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sport 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Ketua Umum PWI Pusat Drs H Ahkmad Munir mengingatkan seluruh anggota PWI untuk tidak terlibat bisnis narkoba dan ju
Inter-Nasional 35 menit lalu
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca.
Sport 42 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Family Gathering ( FG) PWI Sumut di Jona Garden Langkat meriah bertabur hadiah, Sabtu ( 4/7/2026).Hadiah lucky dra
Sumut 60 menit lalu
Singkirkan Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jika Kami Harus Mengotori Tangan Kami, Kami akan Melakukannya.
Sport satu jam lalu
Bupati Karo menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 ini.
Sumut 5 jam lalu
Polres Dairi menyalurkan 70 sak beras untuk warga yang membutuhkan.
Sumut 6 jam lalu
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 7 jam lalu