Hari Ini, 25 Tahun Lalu ...
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — D'Red KTV & Club di Jalan Gagak Hitam (Ringroad), kini kembali beroperasi dengan wajah baru dan nama baru: Imperium Lounge & KTV. Tempat hiburan malam (THM) yang sempat digerebek aparat kepolisian karena kasus penyalahgunaan narkoba, diduga belum memiliki izin operasional resmi dari Pemerintah Kota Medan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin operasional bagi Imperium Lounge & KTV yang kini ramai dibicarakan publik.
"Kita baru dapat informasi bahwa tempat itu kembali beroperasi. Kita akan turunkan tim ke lokasi untuk menanyakan soal izin dan memberikan imbauan," ujar Odi menjawab wartawan, baru-baru ini.
Baca Juga:
Menurutnya, hasil pemantauan awal menunjukkan Imperium Lounge tidak terdaftar dalam izin usaha pariwisata Pemko Medan.
Jika terbukti benar, pihaknya akan berkoordinasi dengan DPMPTSP, Dinas Pariwisata Sumut, dan Satpol PP untuk menindaklanjuti.
Baca Juga:
"Kalau nggak ada izin, kita imbau diurus. Kalau tetap tak diindahkan, kita beri peringatan tiga kali, dan kalau masih membandel, kita laporkan ke provinsi," tegasnya.
Diketahui, Imperium Lounge & KTV sebelumnya bernama D'Red Lounge & Club, tempat hiburan yang pernah digerebek tim Ditresnarkoba Polda Sumut di bawah pimpinan Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak.
Dalam operasi tersebut, polisi menemukan barang bukti narkoba dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat penyalahgunaan.
Pasca penggerebekan, lokasi itu sempat disegel dan dipasangi garis polisi, menjadi sorotan masyarakat sekitar. Namun, hanya beberapa pekan berselang, aktivitas di tempat itu kembali menggeliat.
Lampu disko kembali menyala, dentuman musik DJ terdengar hingga dini hari, dan para pengunjung tampak ramai berdatangan.
Sejumlah warga sekitar mengaku heran melihat tempat hiburan yang dulu ditutup itu kembali buka dengan nama baru.
"Dulu waktu digerebek ramai kali, disegel pula. Tapi sekarang sudah buka lagi. Cuma ganti nama aja, tapi orangnya itu-itu juga," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, Jumat (31/10).
Ia menilai, pergantian nama tidak seharusnya menghapus persoalan hukum yang melekat pada pengelola sebelumnya.
"Kalau tiap digerebek bisa ganti nama, ya gampang kali menghilangkan masalah hukum di kota ini. Cukup cetak spanduk baru," sindirnya.
Odi Anggia juga menyoroti dugaan bahwa Imperium Lounge masih dikelola oleh pihak yang sama dengan D'Red KTV.
Menurutnya, hal tersebut perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.
"Kalau pemiliknya masih yang lama, harusnya kepolisian turun tangan. Karena walau gedungnya tidak kena pidana, tapi kalau yang bersangkutan sudah pernah terjerat kasus, tentu ada aspek hukum yang perlu ditelusuri," ujarnya.
Ia menegaskan, Pemko Medan tidak akan membiarkan tempat hiburan malam beroperasi tanpa izin, apalagi memiliki rekam jejak kasus narkoba.
"Prinsipnya, Pemko Medan tidak akan tinggal diam terhadap THM yang mencoreng wajah kota," pungkasnya.(dam)
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus meningkatkan kualitas fasilitas publik dengan menjawab kebutuhan penerangan jalan di se
Medan 4 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan terus mendorong penataan ruang publik yang berkualitas dan mampu memberikan manfaat nyata bag
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjajaki skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengemban
Sumut 5 jam lalu
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut 6 jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 7 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 7 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 7 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 7 jam lalu