Viral Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas, Ditemukan Perempuan Muda 19 Tahun Asal Balige
.Beredar Video Penggerebekan Rumah Kalapas, Ditemukan Perempuan Muda 19 Tahun Asal Balige
Viral 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Pemerintah Kota Medan semakin tegas dalam menertibkan penyerapan pajak di sektor hiburan malam. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M Agha Novrian, menyatakan pihaknya menargetkan penerimaan pajak yang maksimal dan sesuai aturan dari tempat hiburan malam (THM), kafe, hingga restoran.
Pengawasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Bapenda dengan melakukan inspeksi mendadak di THM Black Owl pada Senin (3/11/2025). Dalam sidak itu, Rico ingin memastikan kinerja petugas pajak Bapenda berjalan profesional dan sesuai SOP.
"Kami lakukan pengecekan pajak yang diterima jadi PAD Medan. Bagaimana pajak yang kami perintahkan, Bapenda rutin pengecekan melihat potensi yang bisa didapatkan. Jadi clear, pengusaha dan pemerintah terbuka bersama," ujar Rico.
Baca Juga:
Menurut Rico, penerimaan pajak hiburan menjadi potensi besar untuk dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Ia menegaskan para pelaku usaha harus kooperatif dalam memenuhi kewajiban pajaknya, sementara petugas pajak diminta bekerja humanis agar pengusaha merasa nyaman membayar pajak.
Sebelumnya, Rico terlihat duduk di meja operasional pengelola bersama tim Bapenda dan petugas keamanan. Kehadirannya sempat mengejutkan sejumlah pengunjung dan staf THM tersebut. Ia juga memeriksa data penerimaan pajak dan izin operasional tempat hiburan itu.
Baca Juga:
Kepala Bapenda M Agha Novrian menyebut langkah ini merupakan program pengawasan rutin yang sejalan dengan digitalisasi pajak hiburan guna menutup potensi kebocoran pendapatan daerah.
Sementara itu, di tempat terpisah, Komisi III DPRD Kota Medan merekomendasikan penutupan THM Golden Tiger di Jalan Merak Jingga karena izin usaha yang dinilai belum lengkap. Rekomendasi tersebut disampaikan setelah rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Medan, Senin (27/10/2025).
"Karena perizinannya belum lengkap, hasil rapat dengar pendapat ini kami rekomendasikan agar Golden Tiger ditutup. Nanti kami juga akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi," tegas Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo Pardede.
Sebelumnya, Komisi III juga telah melakukan sidak ke lokasi tersebut pada Februari lalu dan menemukan sejumlah dokumen izin yang belum dipenuhi sesuai ketentuan. Pihak Dinas PMPTSP telah menyurati manajemen Golden Tiger untuk segera melengkapi izin yang belum lengkap.
THM Golden Tiger juga menjadi sorotan setelah tiga anggota polisi yang disebut keluar dari lokasi dalam kondisi mabuk menabrak seorang wanita hingga kritis dan koma di RS Colombia.
.Beredar Video Penggerebekan Rumah Kalapas, Ditemukan Perempuan Muda 19 Tahun Asal Balige
Viral 15 menit lalu
Pilot Malaysia Airlines Kurir Ekstasi 25 Kg Bawa Pesawat 170 Penumpang ke Jakarta
Inter-Nasional 30 menit lalu
Tipu 15 Orang Modus Proyek Fiktif hingga Rp 1 M, Sekdis Peternakan Labuhanbatu Diciduk
Sumut 32 menit lalu
BNN Sumut menggagalkan peredaran 92 Kg ganja jaringan AcehMedan, 2 pelaku diangkap
Peristiwa 45 menit lalu
Kapolres Langkat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Besitang Pastikan Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Sumut 49 menit lalu
Longsor di 2 Lokasi di Pematangsiantar, BPBD Bersama Pemerintah Kecamatan Evakuasi Korban
Peristiwa 60 menit lalu
Diduga Konvoi Pelajar Warnai Jalanan Stabat Langkat, Publik Minta Aparat Bertindak Demi Keselamatan Pengguna Jalan.
Peristiwa satu jam lalu
Update Klasemen Piala AFF 2026 Timnas Indonesia Kokoh di Puncak Grup A, Tinggal Selangkah ke Semifinal!
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taput Ratusan pelajar memadati Gedung Serbaguna HKBP Pansur Napitu, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, Jum
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap Turnamen Catur SIWO PWISTOK
Sport 2 jam lalu