Pelaku Percobaan Pembunuhan di Namu Ukur Utara Belum Ditangkap Satreskrim Polres Binjai
Posmetro Medan , Binjai Kinerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian jadi perguncingan masyarakat Binjai sekitarnya terutama di
Kriminal 17 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Kritik terhadap pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PjBL) di sejumlah sekolah terus bermunculan. Banyak pihak menilai, penerapan model pembelajaran ini mulai melenceng dari esensinya dan justru menjadi beban tambahan bagi siswa maupun orang tua.
Salah satu kritik datang dari Yulhasni, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Ia menilai bahwa praktik PjBL di lapangan saat ini kerap bergeser dari tujuan awalnya, yakni membangun pembelajaran bermakna berbasis proyek, menjadi kegiatan yang sarat transaksi dan pungutan biaya tinggi.
Baca Juga:
"PjBL seharusnya menekankan integrasi kurikulum dan pengembangan keterampilan siswa. Namun faktanya, banyak kegiatan yang justru menimbulkan beban finansial, seperti studi tur dan praktik renang berbiaya besar. Jika tidak transparan, ini bisa menimbulkan dugaan pungli dan merusak citra pendidikan," ujar Yulhasni, Jumat (7/11/2025).
Ia menegaskan, PjBL harus berorientasi pada substansi pembelajaran, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan tanpa makna akademik yang jelas. Menurutnya, sejumlah studi tur di sekolah sering kali tidak memiliki keterkaitan langsung dengan materi pelajaran dan hanya berakhir sebagai aktivitas wisata tanpa nilai edukatif terukur.
Baca Juga:
"Model PjBL yang ideal mestinya memanfaatkan sumber daya yang sudah ada di sekolah atau lingkungan sekitar. Jika proyek justru berisiko pada keselamatan dan memberatkan finansial siswa, sekolah perlu mencari alternatif kegiatan yang lebih inklusif, aman, dan sesuai tujuan pendidikan," tegasnya.
Yulhasni juga mendesak sekolah dan dinas pendidikan untuk memperkuat akuntabilitas dalam setiap penerapan PjBL. Ia berharap setiap kegiatan benar-benar memberi nilai tambah terhadap pemahaman siswa, bukan hanya menggugurkan kewajiban kurikulum dengan kegiatan yang mahal dan tidak relevan.(REL)
Posmetro Medan , Binjai Kinerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian jadi perguncingan masyarakat Binjai sekitarnya terutama di
Kriminal 17 menit lalu
POSMETRO MEDANRatusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggel
Medan 51 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 4 jam lalu
Posmetro Medan,Medan Musrenbang RKPD 2027 memiliki nilai strategis sebagai arah pembangunan kota Medan kedepan. Penyelenggaraan Musrenbang
Medan 4 jam lalu
Rektor UINSU Medan Komitmen Pada Mutu Lulusan Menjadi PrioritasPOSMETRO MEDAN, Medan Terkait beberapa berita di media sosial yang menyata
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDANKomitmen mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan transparan kembali digaungkan. Polrestabes Medan secara resmi menggelar u
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi. S.Ag MM mendukung pelaksanaan Musyaw
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pusat Pengembangan Bahasa (PUSPESA) UIN Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggaraka
Medan 5 jam lalu
Ketua Lembaga Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia Apresiasi Suksesnya Pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kota Medan
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Asahan Suasana berbeda terasa di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Senin (30/03/2026) selepas pelaksanaan apel
Sumut 7 jam lalu