Desa Kuta Tinggi Terima Kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 31 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Patumbak – Polrestabes Medan bersama Polsek Patumbak akhirnya mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan sadis menewaskan Bonio Radja Gajah (19) warga Dusun 4, Desa Marindal II, Gang Rambe No. 11, Medan, Rabu ( 19/11/2025).
Penyelidikan mendalam memastikan bahwa pelaku adalah teman dekat korban sendiri, Muhammad Rasya Hasibuan alias SYA (18), yang telah merencanakan aksi keji tersebut jauh sebelum tiba di rumah korban.
Baca Juga:
Kejadian bermula pada 12 November 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, ketika pelaku datang ke rumah korban. Keduanya lalu saling berbincang sebelum memutuskan pergi bermain billiard. Dalam perjalanan, mereka sempat singgah ke rumah pelaku untuk meminta izin kepada ibu pelaku agar bisa bermalam di rumah korban. Di tengah perjalanan, keduanya sempat membeli narkotika ganja seharga Rp10.000, yang akan digunakan bersama.
Usai bermain biliar, sekitar pukul 22.15 WIB keduanya kembali ke rumah korban. Situasi sepi membuat pelaku semakin mantap menjalankan niat jahatnya. Menjelang tengah malam, tepat pukul 00.30 WIB, Pelaku mulai mempersiapkan alat untuk menghabisi nyawa temannya. Ia mengambil setengah gunting tajam yang sebelumnya sudah diasah, lalu masuk ke dapur untuk mengambil linggis dan pisau dapur milik korban.
Baca Juga:
Aksi pembunuhan berlangsung selama dua jam, antara pukul 00.30 hingga 02.30 WIB. Serangan pertama terjadi di ruang tamu. Lalu pindah ke kamar korban. Korban kesempatan melawan. Lantaran diserang bertubi tubi akhirnya korban tersungkur juga. Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku mengumpulkan barang berharga milik korban, termasuk dompet, ponsel, dan sepeda motor dan lain lain nya.
Pelaku kemudian memasukkan sebagian alat bukti ke dalam tasnya, termasuk gunting tajam dan linggis. Kedua benda itu lalu dibuang saat ia melarikan diri ke Tanjung Balai. Sementara pisau dapur yang digunakan untuk menghabisi korban tertinggal di lokasi kejadian dan menjadi barang bukti penting bagi penyidik.
Setelah meninggalkan rumah korban, pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan langsung tancap gas menuju Tanjung Balai. Ia berusaha menghilangkan jejak dengan membuang alat bukti di beberapa titik sekaligus berpindah-pindah lokasi agar tidak terlacak. Namun upaya itu gagal karena kepolisian lebih cepat melakukan penelusuran.
Mayat korban ditemukan pada 14 November 2025 oleh kakak kandungnya yang datang ke rumah. Melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, keluarga langsung melapor ke polisi. Polrestabes Medan kemudian melakukan olah TKP secara detail dan langsung membentuk dua tim pemburu: satu tim menuju Tanjung Balai dan satu tim lainnya tetap menyisir wilayah Medan.
Saat tim yang bergerak ke Tanjung Balai tiba, pelaku sudah kembali melarikan diri ke Medan. Justru tim kedua berhasil menangkap SYA ketika ia kembali ke rumah korban untuk mengambil pisau dapur yang tertinggal. Rencana mengambil kembali alat bukti itu menjadi titik lengah yang akhirnya menjerat pelaku.
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 31 menit lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 2 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 2 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 3 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, melakukan kunjungan balasan ke Kantor Cabang B
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan Medan Meriyawaty Amelia Prasetio, yang akrab disapa Bunda Yin terpilih sebagai Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara periode 20
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Duka mendalam menyelimuti keluarga Felicia Karo Sekali (11), warga Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo
Peristiwa 9 jam lalu
Bupati Dairi Tekankan Sinergi dan Pendekatan Persuasif Tangani Klaim Kawasan Hutan.
Sumut 10 jam lalu