Kiper Timnas Mesir Mostafa Shobeir: Kami Tak Akan Pernah Mundur!
Mostafa Shobeir Ungkap Suka Cita Mesir Lolos ke 16 Besar
Sport 18 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Suasana damai menyelimuti lantai 3 Kantor Wali Kota Medan, Jumat pagi (21/11/2025). Di ruang Inspektorat yang tertata rapi, Inspektur Pemko Medan, Erfin Fahrurazi menyambut kedatangan wartawan posmetromedan.id dengan senyum bersahabat.
"Selamat pagi, Bang. Selamat datang di kantor dan ruangan saya ini," ucapnya sembari mempersilakan duduk.
Erfin, yang sebelumnya pernah menjabat Camat Tebing Syahbandar dan Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Serdang Bedagai, bukanlah sosok asing dalam urusan pemeriksaan dan tata kelola pemerintahan.
Baca Juga:
Pengalaman panjang di bidang administrasi membuatnya dikenal memiliki pemahaman mendalam tentang mekanisme pengawasan dan evaluasi di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam perbincangan santai sambil menyeruput kopi panas dan mencicipi makanan ringan yang tersaji, Erfin bercerita mengenai kedekatannya dengan Kota Medan.
Baca Juga:
"Saya ini bukan orang baru di Medan, Bang. Saya besar di sini, dan sampai sekarang tinggal pun di Medan. Jadi, saya sangat paham karakter masyarakat, dinamika birokrasi, dan tantangan yang dihadapi kota ini," ujarnya.
Penjelasan ini sekaligus menjawab berbagai isu liar di luar bahwa posisi Inspektur dipengaruhi oleh kedekatan dengan Wali Kota. Menurut Erfin, proses seleksi berlangsung murni dan profesional.
Ketika ditanyakan soal isu kedekatan dirinya dengan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, Erfin menegaskan semuanya melalui mekanisme resmi.
"Lelang jabatan kemarin itu benar-benar terbuka dan transparan. Semua peserta mengikuti proses yang sama: ujian tertulis, uji kompetensi, dan wawancara. Hasilnya juga bisa dilihat. Nilai saya memang baik," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peserta seleksi tidak hanya berasal dari Sumatera Utara. Ada pula pelamar dari luar daerah, termasuk dari Jakarta.
"Itu diperbolehkan. Selama memenuhi syarat dan kriteria, siapa pun bisa ikut. Tidak menutup kemungkinan nanti jabatan-jabatan di Pemko Medan juga diisi oleh orang-orang dari luar daerah. Yang penting kompeten," kata Erfin.
Pernyataannya menegaskan bahwa Pemko Medan saat ini sedang melakukan pembenahan serius dalam penempatan pejabat. Profesionalisme, kata Erfin, menjadi standar utama.
Isu lain yang tak luput dari perhatian adalah penetapan dua kepala dinas di jajaran Pemko Medan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri. Erfin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di tahun anggaran 2024 ia belum menjabat sebagai Inspektur.
"Kejadian itu sebelum saya masuk, Bang. Tapi walaupun begitu, kami tetap bekerja sama dengan pihak Kejari. Mereka meminta kami menghitung kerugian negara yang timbul dari kegiatan tersebut," jelasnya.
"Kita bekerja sesuai prosedur, dan setiap proses pengawasan dilakukan dengan hati-hati dan terukur," ujarnya.
Salah satu hal yang paling ditekankan oleh Wali Kota Medan kepada Erfin sejak dilantik adalah komitmen untuk memperkuat integritas aparatur pemerintah.
"Pak Wali selalu bilang ke saya: ayo bantu saya bersih-bersih di Pemko Medan. Beliau sangat serius. Ini bukan sekadar jargon. Kita ingin birokrasi Pemko Medan lebih transparan, lebih disiplin, dan lebih akuntabel," tutur Erfin.
Ia menyebutkan bahwa tantangan terbesar dalam melakukan pembenahan bukan hanya pada struktur organisasi, tetapi juga pada pola pikir. Menurutnya, perubahan birokrasi harus dimulai dari komitmen moral setiap ASN.
"Kalau pola pikirnya tidak berubah, sebaik apa pun sistem yang kita bangun tetap saja tidak akan berjalan. Jadi pembenahan ini menyentuh semua lini," katanya.
Di akhir perbincangan, Erfin mengaku hari itu cukup padat. Ia harus mendampingi Wali Kota dalam kunjungan ke beberapa titik di Kota Medan. Meski demikian, ia tetap meluangkan waktu untuk menyambut wartawan.
"Saya terbuka untuk media. Silakan datang kapan saja, selagi saya ada di tempat. Kita sama-sama ingin Medan semakin baik," tutupnya sebelum bergegas bersiap untuk agenda berikutnya.(REZ)
Mostafa Shobeir Ungkap Suka Cita Mesir Lolos ke 16 Besar
Sport 18 menit lalu
Perpanjang Rekor! Lionel Messi Cetak Gol Ke20 di Piala Dunia 2026, Makin Jauh Tinggalkan Kylian Mbappe.
Sport 56 menit lalu
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap daftar nama 7 orang yang tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (2/7/2026).
Sumut satu jam lalu
Harga emas Antam hari ini 4 Juli 2026 dilaporkan mengalami kenaikan, Silakan cek daftar harga lengkapnya di sini.
Bisnis satu jam lalu
RE Nainggolan Nugraha Sakanti Tegaskan Kepemimpinan Kapolda Sumut Berorientasi Prestasi dan Pelayanan.
Medan 2 jam lalu
Sosok Wakil Bupati Tiorita Surbakti kini jadi sorotan menyusul Bupati Langkat Syah Afandin yang terjaring OTT (operasi tangkap tangan) KPK.
Profil 2 jam lalu
TNI menmukan ladang ganja yang siap panen seluas 2,5 Hektar
Peristiwa 2 jam lalu
Buka PRSU ke50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi bersama Menko Infra Agus Yudhoyono menghadiri pembukaan Sinode Besar 2026 GPI.
Sumut 3 jam lalu
Bupati Langkat nonaktif, Syah Afandin resmi mengenakan rompi tahanan oranye KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek.
Sumut 3 jam lalu