Sabtu, 04 Juli 2026

AHY di Sinode GPI: Anak Saya Sudah Pasti Setengah Darah Sumut...

P. Silalahi - Sabtu, 04 Juli 2026 09:02 WIB
AHY di Sinode GPI: Anak Saya Sudah Pasti Setengah Darah Sumut...
facebook @pemko pematangsiantar
Wesly Silalahi dan AHY di acara pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia (GPI).

POSMETRO MEDAN- Wesly Silalahi, Wali Kota Pematangsiantar dan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia (GPI).

Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Rajawali, Jalan Asahan Km 4,5 Simpang Rambung Merah Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Jumat 3 Juli 2026.

Sinode Besar 2026 GPI mengangkat tema "Mengambil Bagian dalam Pertandingan Menguasai diri untuk Mahkota Abadi (1 Korintus 9:25)" dan sub tema "Untuk Kompleksitas Global, Gereja Meningkatkan Pelayanan Spritual dan Sosialnya".

Baca Juga:

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, kunjungannya ke acara Sinode Besar GPI 2026 merupakan balasan dari undangan Ketua Umum Sinode GPI Pdt Dr HM Siburian MMin yang datang ke Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI bulan Mei 2026 lalu.

Pria yang akrab disapa AHY ini mengaku sangat senang berada di Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun.

Baca Juga:

"Saya merasa seperti pulang ke kampung sendiri, disambut keluarga sendiri," katanya.

Bagi AHY, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah menjadi pemberi arti dalam kehidupannya, setelah mempersunting Annisa Pohan, yang merupakan perempuan berdarah Batak sebagai istri. Baginya, anak-anaknya tentunya memiliki setengah darah Sumut.

"Anak saya sudah pasti setengah darah Sumut," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, AHY mengutarakan pembangunan negara tak lepas dari peran gerejawi. Gereja memiliki peran penting dalam membangun bangsa.

Sebelumnya, Ketua Umum Sinode GPI Pdt Dr HM Siburian MMin memaparkan sejarah pendirian gereja aliran Pentakosta Indonesia yang dimulai tahun 1930-an. Saat itu, gereja mendapat tentangan besar dari pihak kolonial Belanda dan Jepang.

Halaman:
Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
AHY Apresiasi Dukungan Penuh Pemko Medan, Sekolah Rakyat Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
Rakernas XVIII APEKSI, Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis Perkuat Kota Tangguh
BNN Amankan 4 Kontainer Narkotika Jenis Kuncup Bunga Cannabinoid Bahan Baku Rokok Elektronik
Wali Kota Wesly Silalahi: Rakernas XVIII APEKSI, Perkuat Sinergi Pemerintah Kota Hadapi Tantangan Pembangunan
AHY Resmi Tutup Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat Untuk Wujudkan Kota Tangguh
Ladies Program Rakernas APEKSI, Ny Liswati Nikmati Kuliner, Diperkenalkan Produk UMKM Khas Medan
komentar
beritaTerbaru